Suara.com - Philip Mehrtens sedang jadi sorotan publik usai disandera OPM (Organisasi Papua Merdeka). Bagi yang ingin mengenal sosoknya, berikut ini profil Philip Mehrtens lengkap dengan biodata, dan kronologi penangkapan sampai bebas.
Sebelumnya diberitakan, sejak Februari 2023 lalu pilot Philip Mehrtens disandera pasukan OPM. Setalah 19 bulan disandera, Philip Mehrtens akhirnya dibebaskan dan dijemput tim TNI-Polri di Kampung Yuguru, Distrik Maibarok, untuk diterbangkan ke Timika pada Sabtu (21/9/2024).
Setibanya di Timika, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024 Kombes Bayu Suseno menyampaikan bahwa Philip Mehrtens dalam kondisi sehat. Meski demikian, dia juga menyampaikan bahwa akan dilakukan pemeriksaan terhadap psikologis Philip.
“Kami berhasil menjemput Pilot Philip dalam keadaan sehat," tutur Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024 Kombes Bayu Suseno
Mungkin masih banyak yang belum tahu sosok pilot asal Selandia Baru tersebut. Nah untuk selengkapnya, berikut ini profil Philip Mehrtens lengkap dengan biodata, dan kronologi penangkapan sampai bebas.
Profil Philip Mehrtens
Philip Mehrtens atau yang memiliki nama Philip Mark Mehrtens ini merupakan pria berusia sekitar 38 tahun yang berasal dari Selandia Baru. Philip tercatat sebagai pilot terbaik di Tanah Air dan saat ini Ia bekerja di Susi Air.
Diketahui bahwa Philip mengawali kariernya sebagai pilot di Tanah Air dengan bekerja di Susi Air. Namun tahun 2015 ia berhenti dan pindah ke Air Land. Kemudian pada tahun 2020, Philip kembali lagi ke Susi Air. Jika dikalkulasikan, setidaknya Philip sudah 10 tahun di Susi Air.
"Philip Mehrtens saya ingat sebelum resign 2015, ia adalah pilot terbaik dari saya, kemudian ia resign ke airland, namun 2020 kembali lagi ke Susi Air saat Covid-19, hampir 10 tahun dia bekerja dengan saya." Ucap Susi dalam wawancara pada 1 Maret 2023.
Baca Juga: OPM Diklaim Tak Minta Imbalan Pembebasan Pilot Philip Mehrtens, Kok Bisa?
Philip Mehrtens tercatat pernah menempuh pendidikan di Akademi Penerbangan Internasional, Bandara Christchurch. Usai menuntaskan pendidikannya, Philip mulai kerja sebagai di Susi Air sebagai pilot. Pilot tercatat memiliki pengalaman kerja 8 tahun di luar negeri sebagai pilot.
Biodata Philip Mehrtens
- Nama Lengkap: Philip Mark Mehrtens
- Kewarganegaraan: Selandia Baru
- Usia: 38 tahun
- Tempat Lahir: Christchurch, Selandia Baru
- Status Perkawinan: Menikah dengan wanita asal Indonesia
Kronologi Penangkapan Philip Mehrtens Sampai Bebas
Philip menjadi korban penyanderaan oleh OPM sejak tanggal 7 Februari 2023. Saat itu, Philip sedang menjalankan pesawat Susi Air di Papua. OPM lantas menangkap Philip sebagai bentuk protes ke pemerintah Indonesia dan menuntut kemerdekaan Papua.
Penyanderaan Philip berlangsung 1,5 tahun hingga dibebaskan pada 21 September 2024. Misi pembebasan Philip dilakukan tim gabungan TNI-Polri yang disebut tim Paro dan Damai Cartenz. Philip sukses dibebaskan alam kondisi sehat.
Demikian ulasan mengenai profil Mehrtens lengkap dengan biodata, dan kronologi penangkapan sampai bebas. Semoga informasi ini bermanfaat!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
Terkini
-
Bikin Heboh di Sidang Tipikor, Eks Wamenaker Noel Minta Hukuman Mati
-
KUHP Bukan Kitab Suci, Wamen Hukum Siap Pasang Badan Jelaskan Pasal yang Digugat ke MK
-
Kapolri Ogah Polisi di Bawah Kementerian, Singgung "Matahari Kembar"
-
Eks Wamenaker Noel Tuding Partai di Balik Kasusnya: Ada Huruf K
-
Janji Kapolri: Telepon 110 Wajib Diangkat 10 Detik, Lewat? Langsung Eskalasi ke Mabes
-
Eks Direktur SMA Akui Dapat Uang Terima Kasih 7 Ribu Dollar AS dari Penyedia Chromebook
-
Ancaman Baru Virus Nipah: Tingkat Kematian 75%, Thailand Waspada, Apa Gejalanya?
-
Wamenkumham: Aparat Siap Terapkan KUHP Baru, Tantangan Terberat Ada pada Pola Pikir Masyarakat
-
Kapolri Sigit: Perpol Jabatan Polri Bukan Lawan Putusan MK
-
Noel Sebut Menkeu Purbaya Bakal Dinoelkan: 'Ada Bandit Lepas Anjing Liar' karena Ganggu Pesta