Suara.com - Militer Amerika Serikat mengumumkan pengiriman pasukan tambahan ke Timur Tengah menyusul meningkatnya ketegangan antara Hizbullah dan Israel. Pentagon menegaskan langkah ini sebagai tindakan preventif di tengah eskalasi konflik yang semakin memanas.
"Karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan demi kehati-hatian, kami mengirim sejumlah kecil personel militer tambahan untuk memperkuat pasukan yang sudah ada di wilayah tersebut," ujar Juru Bicara Pentagon, Mayor Jenderal Pat Ryder, dalam wawancara dengan Al Arabiya English.
Ryder tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai jumlah pasukan yang dikirim karena alasan keamanan operasi. Sebelumnya, AS telah menambah kehadiran militernya di kawasan tersebut, dengan total sekitar 40.000 personel. Namun, jumlah tambahan yang dikerahkan kali ini belum diketahui.
Peringatan bagi Warga Amerika di Lebanon
Di tengah meningkatnya konflik antara Hizbullah dan Israel, Departemen Luar Negeri AS juga mengeluarkan imbauan bagi warga Amerika yang berada di Lebanon untuk segera meninggalkan negara tersebut selama opsi penerbangan komersial masih tersedia.
"Karena sifat konflik yang tidak dapat diprediksi antara Hizbullah dan Israel serta ledakan-ledakan yang terjadi di seluruh Lebanon, termasuk di Beirut, Kedutaan Besar AS mendesak warga Amerika untuk segera meninggalkan Lebanon," demikian pernyataan dalam imbauan tersebut.
Kondisi di Lebanon semakin tidak menentu, dengan serangkaian serangan yang terjadi di berbagai wilayah, mendorong banyak negara memperingatkan warganya untuk berhati-hati atau meninggalkan negara tersebut secepat mungkin.
Berita Terkait
-
Serangan Udara Israel Tewaskan 492 Orang di Lebanon, Puluhan Ribu Mengungsi
-
Serangan Udara Israel Tewaskan Ratusan Orang di Lebanon, Termasuk 35 Anak-anak
-
Situasi Lebanon Memburuk, Menlu Australia: Segera Tinggalkan Negara Itu!
-
492 Tewas di Lebanon, Uni Eropa: Kita Hampir Berada dalam Perang Penuh
-
Bunyi Peringatan dari Australia Untuk Warganya: Segera Tinggalkan Lebanon Karena Perang Israel-Hizbullah Semakin Panas
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health
-
Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD
-
Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?
-
Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya
-
Sensatia Peroleh Persetujuan Dari Cruelty Free International, Perkuat Komitmen Pada Clean Beauty
-
Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur
-
Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme
-
Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu
-
Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding
-
Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara