Suara.com - Nama Tia Rahmania menjadi sorotan publik gara-gara dirinya dipecat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Padahal, Tia merupakan anggota DPR RI terpilih di Pemilu 2024.
Posisi Tia digantikan oleh Bonnie Triyana yang berada di urutan kedua dalam perolehan suara di daerah pemilihan Pandeglang-Lebak, Banten.
Surat keputusan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang diunggah di situs resmi pada Rabu (25/9/2024) menyatakan bahwa Tia Rahmania tidak lagi memenuhi syarat untuk dilantik sebagai anggota legislatif.
Sebagai caleg PDIP dari Dapil 1 Banten, Tia awalnya memperoleh 37.359 suara, namun kini posisinya diambil alih oleh Bonnie Triyana yang memperoleh 36.516 suara.
"Bonnie Triyana. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Menggantikan calon terpilih atas nama Tia Rahmania (peringkat suara sah ke I, nomor urut 2). Tia Rahmania tidak lagi memenuhi syarat menjadi anggota DPR," demikian bunyi surat keputusan KPU yang diunggah di situs resmi mereka.
Alasan utama pencopotan Tia Rahmania sebagai caleg terpilih adalah karena yang bersangkutan telah diberhentikan dari keanggotaan PDIP. Dalam surat KPU juga disebutkan bahwa Tia Rahmania dicopot lantaran tidak lagi memenuhi syarat yang diatur oleh partai.
Lantas, siapa Tia Rahmania?
Profil Tia Rahmania sedang dicari netizen. Dia lahir di Palangkaraya pada 30 Maret 1979. Tia Rahmania adalah seorang akademisi yang menjabat sebagai dosen dan mantan dekan di Universitas Paramadina.
Selain berkiprah di dunia akademik, Tia juga aktif dalam berbagai organisasi, seperti Asosiasi Psikologi Sekolah Indonesia (APSI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Banten.
Tia juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PDIP Banten Bidang Ekonomi Kreatif. Namun, keterlibatan Tia dalam dunia politik akhirnya berujung pada pencopotannya dari daftar caleg PDIP setelah partai memutuskan untuk memberhentikannya.
Berikut daftar pendidikan dan karier Tia Rahmania
Pendidikan:
- SDN Langkai 12
- SMPN 2
- SMAN 2 Palangkaraya
- S1 Psikologi Universitas Indonesia (2001)
- S2 Psikologi Universitas Indonesia (2004)
Pekerjaan:
- Dosen Prodi Psikologi Universitas Paramadina (2009-sekarang)
- Sekretaris Prodi Psikologi Universitas Paramadina (2013-2016)
- Kepala Prodi Psikologi Universitas Paramadina (2016-2017)
- Dekan Fakultas Falsafah dan Peradaban (2017-2022)
Organisasi:
- Asosiasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (APTIKIS) (2020-2023).
- pengurus KONI Provinsi Banten (2022-2025)
- Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Bidang Ekonomi Kreatif (2020-2024)
- Ketua Asosiasi Psikologi Sekolah Indonesia (APSI) Wilayah Banten
- Ketua DPD Banteng Muda Indonesia (BMI) Banten
- Ketua Umum Esport Indonesia (ESI) Kabupaten Pandeglang
Berita Terkait
-
Presiden Akan Hadir di Rapat Paripurna, Andreas Hugo Pareira: Ada Situasi Khusus
-
Gibran Masih Singgung Soal Pemecatan dari PDIP, Guntur Romli Beri Balasan Menohok: Masih Sakit Hati?
-
Kekayaan Tia Rahmania di LHKPN: Menang Gugatan usai Dipecat PDIP
-
Profil Maria Stefani Ekowati, Istri Hasto Kristiyanto yang Tuding Jokowi Jegal Anies hingga Dipecat PDIP Sekeluarga!
-
Momen Gibran Mengaku Senasib dengan Ketua PP Pemuda Katolik Usai Dipecat PDIP: Mas Gusma Senasib dengan Saya
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!
-
Mengurai Benang Kusut Gagal Bayar Gaji PPPK: Apakah Dana APBN Bisa Jadi Solusi?