Suara.com - Mungkin masih banyak yang bertanya-tanya kenapa Amerika Serikat lebih mendukung Ukraida melawan perang dengan Rusia.
Kabar tersebut diungkapkan langsung Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris. Menurut dia, AS mendukung Ukraina dalam perang melawan Rusia karena itu merupakan kepentingan strategis negaranya.
“Amerika Serikat mendukung Ukraina, bukan karena alasan amal, namun karena hal tersebut merupakan kepentingan strategis kami,” kata Harris pada konferensi pers dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Gedung Putih, Kamis (26/9).
Harris menyampaikan bahwa Amerika Serikat akan terus memberikan bantuan keamanan yang dibutuhkan Ukraina agar berhasil di medan perang.
Pernyataannya muncul setelah AS mengumumkan paket senjata militer baru dan bantuan hampir 8 miliar dolar AS (Rp121 triliun) untuk perjuangan Ukraina melawan Rusia.
Menekankan bahwa dukungannya terhadap rakyat Ukraina tak tergoyahkan, Harris mengatakan dirinya akan bekerja untuk memastikan Ukraina menang dalam perang, agar aman, tenteram, dan sejahtera.
Haris menilai rakyat Ukraina dengan berani membela tanah air, kebebasan dan demokrasi melawan diktator brutal, merujuk pada Presiden Rusia Vladimir Putin.
“Jika kita membiarkan agresor seperti Putin mengambil alih tanah tanpa mendapat hukuman, maka mereka akan terus menyerang dan Putin bisa mengarahkan perhatiannya pada Polandia, negara-negara Baltik, dan sekutu NATO lainnya,” ucapnya.
Menurutnya, pemimpin Rusia tersebut dapat mengakhiri perang dengan menarik pasukan dari Ukraina.
Baca Juga: Siapa Orangtua Adrian Wibowo? Penyerang Amerika Serikat, Ayahnya WNI Kelahiran Surabaya
Lebih lanjut Harris mencatat bahwa ada beberapa pihak di Amerika yang akan memaksa Ukraina menyerahkan sebagian besar wilayahnya dan mengatakan usulan tersebut sama dengan usulan Putin.
“Dan mari kita perjelas, itu bukanlah proposal perdamaian. Sebaliknya, mereka mengusulkan untuk menyerahkan diri, yang mana berbahaya dan tidak dapat diterima," tegasnya.
Zelenskyy, pada bagiannya, mengatakan bahwa penting bagi Ukraina untuk sepenuhnya dapat dipahami dan bekerja dalam koordinasi penuh dengan AS.
Dia menekankan bahwa Rusia perlu diberi tekanan untuk menghentikan perang dan menciptakan perdamaian yang benar-benar abadi dan adil.
“Ini adalah prioritas utama bagi kami dan bagi negara-negara pencinta kebebasan lainnya untuk mencapai perdamaian yang nyata, bukan yang beku, tapi nyata, kedamaian yang nyata bagi kami,” ucapnya.
Beralih ke serangan Rusia baru-baru ini terhadap Ukraina, Zelenskyy berkata pihaknya perlu segera memperkuat pertahanan udara Ukraina untuk menyelamatkan ribuan nyawa dan mengurangi teror Rusia hingga mencapai titik nol. [Antara].
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Studi Ungkap Banyak Eksperimen Laut Salah Prediksi Dampak Pemanasan Global, Apa Dampaknya?
-
Kejagung Lawan Vonis Bebas 3 Bankir Kasus Sritex, Ini Alasannya
-
Michael Jackson Dituding Predator Seks Berantai Gunakan Juice Jesus hingga Xanax
-
Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Divonis 6 Tahun dalam Kasus Korupsi Minyak Rp285 Triliun
-
Terbongkar dari Nyanyian Penjual Pecel Lele: Kronologi Sopir MBG Ditangkap saat Nyambi Kurir Sabu
-
Kejagung Jemput Paksa Bos PT Toshida, Jadi Tersangka Suap Ketua Ombudsman Nonaktif
-
Puan Maharani Tak Tinggal Diam Soal Larangan Nobar Film Pesta Babi: Memang Sensitif!
-
Palang Bambu dan HT Patungan, Warga Pertaruhkan Nyawa Jaga Perlintasan Liar
-
Juri dan Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Dicopot MPR
-
Ucapkan Sumpah, Adela Kanasya Resmi Duduki Kursi DPR yang Ditinggalkan Ayahnya Adies Kadir