Suara.com - Baru-baru ini viral di media sosial yang menyebutkan bahwa aktris Nafa Urbach membagikan uang belasan juta rupiah untuk followers TikTok.
Sebuah akun TikTok dengan username @nafaurbach52 pada 13 September 2024 membagikan sebuah video yang menunjukkan Nafa Urbach ingin membagikan uang sebesar Rp15.000.000 bagi 2 orang yang ketahuan sudah mengikuti akun TikToknya.
Hingga artikel ini dibuat video tersebut telah mendapatkan 12,3rb likes dan banyak komentar yang mempercayainya.
Berikut Narasinya:
“Khusus dibulan September real dan amanah”
“HARI INI SIAPA YANG BUTUH UANG TUNAI.. amanah untukmu”
“Hai, semuanya saya nafa urba jam berapa kalian melihat video saya ini jika memang video saya ini masuk beranda tiktok kalian, jangan diskip, ya karena saat ini saya akan berbagi uang tunai Rp15 juta khusus bagi kalian yang ketahuan, sudah follow serta share akun tiktok ke-2 saya ini saya akan pilih 2 orang. Untuk saya transfer hari ini juga.”
Benarkah Informasi Tersebut?
Penjelasan:
Baca Juga: Viral Netizen Unggah Foto Kecoa di Tomoro Coffee, Warganet Curiga Minta Klarifikasi
Setelah dilakukan penelusuran oleh Tim Cek Fakta Suara.com mengutip dari berbagai sumber, video yang beredar di TikTok tersebut sebesar 99,4% memiliki probabilitas adalah deepfake yang dibuat oleh AI.
Tidak ditemukan gambar serupa ketika dicari dengan Google Lens, namun penelusuran dengan mengunjungi Instagram resmi @nafaurbach, ditemukan video serupa yang telah diunggah sejak 1 Juni 2022. Dalam video asli tersebut Nafa Urbach berbicara mengenai Hari Lahir Pancasila.
Kemudian pendeteksian AI masih dengan Hive Moderation pada video yang beredar di Facebook juga menunjukkan bahwa sebesar 83,7% video tersebut memiliki probabilitas adalah deepfake yang dibuat oleh AI.
Penelusuran gambar dengan Google Lens ditemukan artikel Kompas.com yang membahas mengenai film horor pertama Nafa Urbach, salah satu foto yang ditampilkan dalam artikel tersebut serupa dengan video Facebook tersebut.
Dalam keterangan fotonya, disebutkan bahwa foto tersebut adalah pose dari Nafa Urbach usai wawancara film Kembang Kantil di Kantor Redaksi Kompas.com, Palmerah Selatan, Jakarta Selatan pada 10 April 2018.
Kedua konten tersebut terindikasi merupakan modus penipuan di mana calon korban akan diminta menghubungi terlebih dahulu secara private seperti melalui WhatsApp. Agar tidak menjadi korban penipuan, masyarakat dihimbau untuk tidak mengikuti instruksi yang diberikan dan tetap menjaga data pribadi agar tidak diberikan kepada pihak yang tidak dapat dipercaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
Terkini
-
Kuota Program Magang Diperbesar Pemerintah, Peluang Karier atau Sekadar Tenaga Kerja Murah?
-
Gelap Mata Demi 'Deposit' Judol: Pria di Makassar Bacok Istri dan Leher Sepupu hingga Tewas!
-
Ancaman Serangan Israel ke Iran Kembali Mencuat Usai Perundingan Damai Gagal Total
-
Apa Itu Blanket Overflight? Berbahaya Bagi Kedaulatan RI, Rumornya Bakal Diteken Menhan
-
Proyek Pedestrian Rasuna Said Mulai Bikin Macet, Pramono: Nggak Mungkin Bangun Tidak Ada Efek
-
Kenapa Blokade Selat Hormuz Akan Sangat Bahaya untuk Dunia?
-
Dokumen Bocor! Menhan Sjafrie Teken Perjanjian Akses Udara Tanpa Izin di Washington?
-
Soal Isu Izin Terbang Militer AS di Wilayah Udara RI, DPR Minta Pemerintah Buka-Bukaan
-
Pengamat Sebut Demokrasi RI Tunjukkan Daya Tahan, Perbedaan Pendapat Dikelola Baik di Era Prabowo
-
Survei Poltracking: Kepuasan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Tetap Tinggi di Tengah Tekanan Global