Suara.com - Isla Bryson, yang sebelumnya dikenal sebagai Adam Graham, dipenjara selama delapan tahun tahun lalu karena memperkosa dua wanita di West Dunbartonshire dan Glasgow. Selama menunggu persidangan, Bryson melakukan perubahan jenis kelamin.
Awalnya, Bryson ditempatkan di ruang isolasi di penjara wanita Cornton Vale, tetapi setelah publik bereaksi keras, ia segera dipindahkan ke penjara laki-laki. Peristiwa ini terjadi bersamaan dengan kebijakan parlemen Skotlandia yang berusaha mempermudah proses pengakuan gender untuk individu transgender.
RUU Reformasi Pengakuan Gender (Skotlandia) akhirnya diblokir oleh pemerintah Inggris, dan Holyrood menghentikan upaya hukum lebih lanjut.
Minggu lalu, Kepolisian Skotlandia menegaskan bahwa mereka tidak akan mencatat pelaku pemerkosaan pria sebagai wanita. Kepala Polisi Jo Farrell menjelaskan bahwa pemerkosaan didefinisikan sebagai penetrasi oleh penis tanpa persetujuan, dan kejahatan ini hanya dapat dilakukan oleh pria.
Namun, dokumen internal yang bocor menimbulkan keraguan mengenai kebijakan tersebut. Berkas berjudul "Seks dan Gender" membahas bagaimana Bryson akan ditangani setelah dibebaskan dari penjara.
Dokumen itu menyebutkan bahwa Bryson mungkin dicatat sebagai perempuan, termasuk dalam basis data kejahatan dan daftar pelaku kejahatan seksual, meskipun riwayat transgendernya tetap disimpan dalam sistem kepolisian.
"Ketika individu ini kembali berhubungan dengan Kepolisian Skotlandia, kemungkinan besar ini akan menjadi masalah perlindungan publik dalam pengelolaan pelaku kejahatan seks," bunyi pernyataan dokumen tersebut.
"Dalam hal ini, mereka mungkin tercatat sebagai perempuan dengan nama Isla Bryson, namun riwayat transgendernya akan sesuai untuk disimpan dalam sistem kepolisian yang relevan." lanjutannya.
Sementara itu, sumber dari kepolisian mengungkapkan bahwa hal ini dapat berarti Bryson akan diperlakukan dan disebut sebagai wanita.
Baca Juga: Vadel Badjideh Terancam 15 Tahun Penjara di Kasus Lolly, Kena Pasal Berlapis?
Seorang juru bicara Kepolisian Skotlandia menyatakan bahwa laporan tahun 2023 tersebut merupakan usulan mengenai praktik dan standar perekaman di masa mendatang terkait identifikasi gender, dan mereka berkomitmen untuk melakukan tinjauan lebih lanjut mengenai isu ini.
"Kepala polisi membahas masalah identifikasi gender di dewan Otoritas Kepolisian Skotlandia pada bulan September 2024, dan Kepolisian Skotlandia berkomitmen untuk melakukan peninjauan yang lebih luas." katanya.
Berita Terkait
-
Vadel Badjideh Terancam 15 Tahun Penjara di Kasus Lolly, Kena Pasal Berlapis?
-
Jejak Kriminal Vadel Badjideh, Pernah Ditebus Lolly Rp40 Juta dari Penjara?
-
Mengidap Masalah Anatomi Langka, Wanita Ini Tak Bisa Berhubungan Seks Akibat Vagina Tersumbat
-
Lucinta Luna Diklaim Seleb Malaysia Imbas Ketemu IShowSpeed, Netizen Indonesia: Gak Apa-Apa Ambil Aja
-
Masih Tidak Percaya Ditinggal Kakek Selamanya, Rachel Vennya Tulis Pesan Mengharukan
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua