Suara.com - Aksi bejat yang diduga dilakukan pengurus pondok pesantren (ponpes) kembali terjadi. Kali ini, sejumlah santriwati yang masih berusia anak menjadi korban pelecehan salah satu pengurus yayasan pesantren di Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar).
Peristiwa pencabulan tersebut terungkap saat salah satu korban menceritakan kejadian yang dialaminya. Korban mengungkapkan bahwa pencabulan tersebut dilakukan HD, salah satu pengurus yayasan ponpes.
Pria berusia 50 tahun itu melakukan aksi pencabulan kepada korban di rumahnya yang berada tak jauh dari lokasi ponpes.
Saat itu, pelaku bermodus membersihkan badan korban dari gangguan siluman.
"Dengan cara mengusap ngusap, memijat tubuh korban, bahkan lebih daripada itu," ujar SN, salah satu orang tua korban kepada sukabumiupdate.com-jaringan Suara.com, Minggu (6/10/2024).
Kanit Reskrim Polsek Curugkembar, Aipda Cecep Pendi R yang mendapat laporan pencabulan tersebut pun ikut membenarkannya.
Ia bahkan mengatakan mendapatkan laporan pengaduan serupa dari enam korban yang masing-masing diwakili orangtua santriwati pada Jumat 4 Oktober 2024 lalu.
"Setelah diterima pada Jumat sore, paginya diarahkan perkaranya ke Unit PPA Polres Sukabumi."
Enam korban tersebut diketahui masih berusia anak atau belum dewasa.
Baca Juga: Heboh! Tersangka Pencabulan Anak Dilantik Jadi Anggota DPRD, PKS Siapkan 2 Langkah Tegas!
"Untuk sementara ada enam orang usia 14-18 tahun. Info sementara diduga pelaku merupakan pengurus yayasan," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi
-
BNI Hadirkan Agen46 di Jalur Mudik, Permudah Transaksi Pemudik
-
Sentil Pejabat Daerah, Prabowo: Saya Presiden Pakai Mobil Rp1 Miliar, Gubernur Beli Rp8 Miliar
-
Tak Penuhi Standar, Presiden Prabowo Tangguhkan 1.030 Dapur Makan Bergizi Gratis
-
Lepas 1.431 Pekerja Panasonic dalam Program Mudik, Menaker Minta Perusahaan Manusiakan Pekerjanya
-
Libur Panjang, Posko THR Kemnaker Tetap Siaga Tangani Aduan Pekerja
-
Jemaah Muhammadiyah Padati Menteng Raya Tunaikan Salat Idulfitri 1447 H
-
Haris Azhar Soroti Kejanggalan Penahanan Prajurit oleh Puspom TNI dalam Kasus Andrie Yunus
-
Gedung Putih Tak Pasang Target Akhiri Perang Iran, Minta Dana Tambahan Rp3.394 Triliun
-
Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Dibangun Dengan Kepedulian