Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi bakal kunjungan kerja atau kunker ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Jumat (11/10/2024) besok. Jokowi direncanakan melakukan sejumlah kegiatan.
Salah satu kegiatannya adalah meresmikan Istana Negara dan Istana Garuda. Jokowi menanggapi soal agenda tersebut.
"Mungkin," ujar Jokowi usai menghadiri acara Malam Puncak Hari Ulang Tahun ke-79 Pertambangan dan Energi, Grand Ballroom, Hotel Kempinski Jakarta, Kamis (10/10/2024).
Selain peresmian Istana Negara dan Istana Garuda, Jokowi menyebutkan sejumlah kegiatan lainnya di IKN.
"Ada peresmian rumah sakit, kemudian ada ini apa, yang ketemu dengan para CEO," kata Jokowi.
Kepala negara memastikan tidak ada agenda peletakan baru pertama atau groundbreaking dalam kunjungan kerjanya di Kalimantan Timur.
"Enggak ada, enggak ada," kata Jokowi.
Besok Balik ke IKN
Diberitakan sebelumnya, Jokowi direncanakan kembali mendarat di Bandara Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada kunjungan kerja (kunker), Jumat besok.
Sebelumnya Jokowi sudah melakukan pendaratan pertama di Bandara Nusantara menggunakan Pesawat Kepresidenan RJ85. Sementara pada kunker besok, Jokowi dijadwalkan menumpangi jenis pesawat berbadan besar dari Boeing.
Sebelum melakukan pendaratan besok, kekinian pesawat berbadan besar yang bakal ditumpangi kepala negara sudah lebih dulu melakukan pendaratan uji coba di Bandara Nusantara, Kamis (10/10).
"Alhamdulillah. Hari ini Pesawat Boeing Kepresidenan telah mendarat mulus di Bandara IKN dalam rangka test Landing," kata Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana kepada wartawan, Kamis.
Yusuf menyampaikan sesuai rencana, Jokowi akan melakukan kunker ke IKN dengan pesawat Boeing kepresidenan dan akan mendarat di Bandara Nusantara.
"Sebelumnya bapak presiden juga telah melakukan pendaratan di Bandara IKN dengan Pesawat Kepresidenan RJ85," kata Yusuf.
Berita Terkait
-
Dicap Sama-sama Oligarki, LBH Indonesia Yakin Prabowo Bakal Teruskan PSN Era Jokowi: Endingnya Cuan buat Para Kolega
-
Sekolah Orang Kaya, Wajar Saja Program Makan Gratis Gibran di SMA 70 Banjir Kritik karena Tak Tepat Sasaran
-
Dituduh Hina Gibran Sebagai Simbol Negara, Roy Suryo Ledek Pasukan Bawah Tanah Jokowi: Jangan Kayak Fufufafa Malas Baca!
-
Ngaku Siap Pasang Badan jika Prabowo 'Dicubit', Video Pidato Kaesang Tuai Cibiran: Masih Songong Aja Nih Bocah Ingusan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar