Suara.com - Video yang berisi pernyataan menarik saat DPR menggelar audiensi dengan Solidaritas Hakim Indonesia (SHI) pada Selasa (8/10/2024) lalu belakangan viral di media sosial.
Koordinator SHI, Hakim Rangga Lukita Desnata menyinggung jumlah gaji hakim yang selama 12 tahun tidak naik. Dalam video viral yang diunggah akun TikTok @duniapunyacerita_ mereka curhat bahwa gaji saat ini tak cukup menghidupi keluarga.
Video viral tersebut juga memperlihatkan sang hakim yang menyamakan gaji mereka dengan 'uang Jajan Rafathar' yang merupakan putra sulung Raffi Ahmad selama tiga hari.
Hakim dalam video itu juga menjelaskan bila hakim junior yang baru diangkat hanya menerima gaji bersih sekitar Rp12 juta, terdiri dari gaji pokok Rp 3,5 juta dan tunjangan Rp8,5 juta.
"Kami meminta keadilan terhadap pendapatan kami (Hakim). Sejak tahun 2012 sampai dengan saat ini tidak naik-naik pak," ucap Rangga dalam video tersebut.
"Baik gaji pokok maupun tunjangan jabatan sehingga kami bekerja pada saat ini digaji dengan gaji 12 tahun yang lalu. Ini sangat menzalimi kami," sambungnya lagi.
Menurutnya, dengan gaji saat ini membuat para hakim kesulitan dalam menjaga integritasnya. Bahkan secara blak-blakan, ia menyebut gaji hakim tak lebih besar dari uang jajan Rafathar Malik Ahmad, yang merupakan putra sulung Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.
"Dengan pendapatan kami seperti ini sangat rentan teman-teman yang menjaga integritasnya, yang terseok-seok pak. Kami tidak minta tinggi-tinggi seperti Komisaris Pertamina tidak, seperti Direktur Utama Mandiri tidak pak," ungkap Rangga.
"Gaji kami saat ini itu bisa jadi kayak uang jajan Rafathar 3 hari. Rafathar itu anak selebgram, anak artis Raffi Ahmad. Sedangkan kami punya tanggungan anak istri, orang tua," ujar Rangga.
Baca Juga: Fakta di Balik Cosplayer Hantu Hingga Superhero Avengers Kocar Kacir Dikejar Petugas
Unggahan itu sontak langsung menuai beragam komentar pedas dari netizen. Banyak yang memberikan cibirannya dan menyebut mereka kurang bersyukur.
"seharusnya para guru yg di naikkkan gaji nya (emoji senyum)," kata akun @pe***sa.
"12 JT,, itu bukan nominal kecil ya pak,,," cuit @en***05.
"wiihh enak bgt jdi hakim ya (emoji mata melotot)," imbuh @JO***RA.
"disukuri pk.masih banyak yg di bawah lebih susah," timpal @ti***b.
"pa TNI/Polri gaji cukup untuk hidupi keluarganya, namun beban kerja nyawa taruhannya pa,, namun tidak pernah mengeluh....," ungkap @se***ey.
Berita Terkait
-
Fakta di Balik Cosplayer Hantu Hingga Superhero Avengers Kocar Kacir Dikejar Petugas
-
Viral Tangis Emak-emak Bertemu Bocah Mirip Almarhumah Anaknya Buat Publik Mewek
-
Viral! Bantuan Telur untuk Ibu Hamil dan Balita Stunting Cuma Buat Foto, Publik Geram!
-
Viral Copet Beraksi di Perayaan HUT TNI Ke-79, Publik Soroti Nyalinya
-
10 Kades di Serang Diperiksa Bawaslu Imbas Video Viral Dukung Andra Soni-Dimyati
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office