Suara.com - Pengamat politik, Rocky Gerung ikut menanggapi soal momen Gibran Rakabuming Raka yang ikut dalam pertemuan antara ayahnya, Presiden Jokowi dan Presiden terpilih, Prabowo Subianto, baru-baru ini. Pertemuan yang digelar di kediamannya di Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Minggu (13/10/2024) itu turut diunggah Jokowi lewat akun Instagram pribadinya.
Dilihat Suara.com dalam tayangan Youtube Forum News Network (FNN) pada Senin (14/10/2024), Rocky Gerung menyebut ada pesan yang hendak disampaikan Jokowi terkait sosok Gibran yang ikut nimbrung dalam pertemuan makan siang bersama itu. Menurutnya, Jokowi hendak menyampaikan pesan keakraban antara Gibran sebagai wapres pendamping Prabowo.
"Apa pesan yang hendak disampaikan oleh Pak Jokowi dengan memposting foto itu. Dia (Jokowi) tentu memperlihatkan bahwa ada persahabatan, ada keakraban," ujar Rocky.
Namun, Rocky menyebut jika Jokowi mencoba untuk menegaskan jika Gibran tetap akan menjadi wapres di kabinet pemerintahan Prabowo.
"Iya tetapi realitas tidak seperti itu. Tentu orang akan tafsirkan bahwa ya Pak Jokowi mau minta ketegasan bahwa Pak Prabowo tetap akan bersama dengan pendamping (Gibran) dia. Dia yang adalah putra mahkota Jokowi yaitu Pak Gibran kan itu intinya kan," beber Rocky.
"Jadi apapun fotonya, bayangin misalnya kalau foto itu tidak ada Gibran di samping kanannya Prabowo. Itu jadi aneh sebetulnya dan sudut pandang atau sudut kamera selalu hendak berbicara lebih banyak," lanjut Rocky.
Namun, Rocky Gerung menyebut jika momen yang hendak ditampilkan Jokowi itu justru bersebrangan dengan adanya protes publik yang akan mempertanyakan legitimasi Gibran sebagai Wapres terpilih setelah terseret skandal akun Fufufafa.
"Tetapi rakyat Indonesia punya poin yang lain bahwa tetap legitimasi Pak Prabowo akan ditagih karena di dalam 5 tahun ke depan, masih ada saudara Gibran yang legitimasinya dipertanyakan oleh teman-teman semedia," ujar Rocky.
"Kalau kita tafsirkan bahwa foto itu berbicara lebih banyak dari maksud Pak Jokowi. Ya memang maksud Pak Jokowi adalah Gibran harus berada di samping Prabowo, sementara tafsir netizen tidak boleh Gibran ada terus di samping Prabowo tuh karena ada masalah dengan kelakuan, etika segala macam," sambungnya.
Baca Juga: Ungkap Alasan Jokowi Tak Pernah Ladeni Kritikan Rocky Gerung, Irma NasDem: Gak Level Omongannya
Menurutnya, upaya Jokowi untuk menyelamatkan Gibran yang belakangan disorot publik karena disebut-sebut sebagai pemilik akun Fufufafa ternyata cuma sia-sia.
"Kita mau mengerti itu sebagai uraian deskriptif aja tanpa maksud untuk menafsirkan lebih lanjut. Tetapi penafsiran itu sudah berlaku tanpa ada foto atau dengan segala macam foto yang bakal diedarkan oleh istana minggu-minggu ini," bebernya.
Jokowi sebelumnya sempat mengunggah momen pertemuannya dengan Prabowo. Yang menarik, Gibran turut hadir dan duduk satu meja dengan Prabowo kala menyantap makan siang bareng Jokowi.
"Diskusi akhir pekan bersama Presiden terpilih Pak @prabowo," kata Jokowi lewat keterangan unggahan di akun Instagram pribadinya.
Tak cuma Jokowi, Prabowo turut memamerkan momen kebersamaannya saat mengunjungi kediaman Jokowi di Solo.
"Hari ini saya bersilahturahmi ke kediaman Presiden @jokowi di Solo, kami bincang-bincang ringan, menikmati santap siang penuh keakraban," tulis Prabowo dikutip dari Suara.com, Senin.
Berita Terkait
-
Ungkap Alasan Jokowi Tak Pernah Ladeni Kritikan Rocky Gerung, Irma NasDem: Gak Level Omongannya
-
Bela PSSI usai Timnas Dikritik Banjir Naturalisasi, Irma NasDem Ledek Rocky Gerung: Cari Panggung Kontrak Buzzer Habis?
-
Pertemuan Bahas Skandal Fufufafa? Ekspresi Gibran Duduk Satu Meja Bareng Jokowi dan Prabowo jadi Sorotan!
-
Pidato Prabowo Sindir Orang Suka Mencaci 'Pasti Ketahuan', Akun Fufufafa Auto Disorot: Mampus Lu Gibran
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua