Suara.com - Media Inggris The Guardian, telah mengakui bahwa kerentanan Israel meningkat usai dilancarkannya operasi rudal Iran dan serangan Hizbullah.
“Ketika konflik Israel dengan Hizbullah dan Iran meningkat, itu telah mulai menunjukkan tingkat kerentanan. Sebuah pesawat tak berawak Hizbullah menghindari pertahanan udara Israel yang sangat dibanggakan pada hari Minggu dan menyerang sebuah kantin militer ketika sibuk dengan tentara yang makan malam. Empat tewas dan 58 terluka, tujuh serius, di lokasi 40 mil selatan perbatasan Lebanon,” The Guardian melaporkan pada hari Selasa.
“Hizbullah telah menyempurnakan strategi serangannya, dan mengatur waktu serangan drone dengan roket membantu mempersulit gambar untuk para pembela,” tambahnya.
Drone mungkin terbang lebih lambat daripada rudal, tetapi model serat karbon yang dirancang Iran yang digunakan oleh Hizbullah sulit dilihat dan sulit bagi radar untuk diambil, sebuah tugas yang dibuat lebih rumit karena mereka diterbangkan dengan sengaja rendah.
Manuver, drone ini, dikatakan Sayyad 107, menolak gangguan panduan GPS, mungkin karena menggunakan alternatif Rusia atau Cina.
Dalam 24 jam terakhir, 18 orang dilaporkan tewas dalam serangan yang menghantam kota Lebanon utara Aitou pada hari Senin, sementara 22 orang – termasuk 15 anak-anak – tewas pada hari Minggu dalam serangan terhadap sebuah sekolah di Gaza tengah.
Tetapi seperti itulah asimetri konflik yang berulang kali berhasil menyerang Israel akan menimbulkan pertanyaan tentang kelengkapan pertahanan udara negara itu.
Mengacu pada respons rudal Iran terhadap rezim Israel pada 2 Oktober, Guardian mengatakan, “Otoritas pajak Israel mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka telah menerima 2.200 klaim kerusakan yang berkaitan dengan bangunan sipil setelah serangan 1 Oktober, dan 300 lebih lanjut untuk kendaraan dan konten, sehingga total perkiraan kerusakan menjadi 150m hingga 200m shekel (£ 31m hingga £ 41m).
Di Hod Hasharon, timur laut Tel Aviv, lebih dari 1.000 rumah rusak, beberapa terkena dampak gelombang kejut dari rudal yang menabrak area terbuka di dekatnya.
Berita Terkait
-
Ogah Pasok Senjata, Jerman Tuntut Israel Berjanji Tidak Lakukan Genosida
-
Bank Dunia Sebut Kerugian akibat Serangan Israel di Gaza Capai Rp311 Triliun, Belum Termasuk di Lebanon
-
Harapan Kecil di Tengah Kegelapan, Nasib Anak-Anak di Gaza Semakin Mengenaskan
-
Inggris Soroti Kabar Warga Sipil Palestina Terbakar Hidup-Hidup, Saat Israel Bombardir Tenda Pengungsi
-
Teror Penembakan di Israel Tewaskan 1 Orang, Siapa Dalangnya?
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Daftar Penumpang Pesawat AMA Korban Serangan KKB di Yahukimo, Pilot Asal AS Tewas
-
OTT Lagi! KPK Tangkap Bupati Langkat, Operasi Senyap ke-15 Sepanjang 2026
-
Menkeu Mengatakan Pemerintah Mulai Cabut Subsidi BBM Pekan Depan
-
Sering Bikin Kaget! MRT Rem Mendadak di Jalur Senayan-ASEAN Ternyata Akibat Gangguan Sinyal
-
Iran Bombardir Israel dan Amerika Serikat Kalau Ganggu Pemakaman Ali Khamenei
-
Israel Tangkap 6 Siswa Palestina, Rumah Digerebek Tengah Malam
-
UU Baru China Tuai Kontroversi, Legalkan Represi Lintas Negara
-
Israel Akan Batasi Azan Berkumandang di Masjid
-
Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam
-
Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!