Suara.com - Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta nomor urut satu, Ridwan Kamil (RK) tidak mempersoalkan terkait adanya dukungan dari forum RT/RW se-Jakarta kepada Pasangan Cagub dan Cawagub nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno.
Ridwan Kamil menganggap kelompok itu tak mewakili seluruh RT/RW di Jakarta.
"Saya kira forum itu juga tidak sepenuhnya bisa mewakili 100 persen (seluruh RT/RW)," ujar RK kepada wartawan, Rabu (16/10/2024).
Forum itu mendukung Pramono-Rano karena RK dianggap memberi janji yang terlalu muluk-muluk, yakni anggaran Rp 200 juta per tahun untuk satu RW di Jakarta.
RK pun tidak mempersoalkan alasan tersebut karena mereka dianggap belum memahami administrasinya. Ia meyakini, janji tersebut bisa diwujudkan bila dirinya yang memimpin Jakarta.
"Nggak ada masalah. Namanya program kan tujuannya buat rakyat. Kalau tidak dipahami teknis administrasinya juga saya kira enggak masalah," ucapnya.
Bahkan, ia mengaku selama ini tak mendapatkan penolakan atas program ini. Banyak pihak yang mendukung dan ingin janji anggaran Rp 200 juta itu terwujud.
"Tapi ke mana-mana saya tidak mendapatkan ada penolakan. Justru apresiasi. Kalau mau dibuktikan dengan data juga banyak," ucapnya.
Apalagi, ia sudah berpengalaman menerapkannya saat menjadi Wali Kota Bandung. Eks Gubernur Jawa Barat itu yakin program ini bisa berjalan di Jakarta yang memiliki anggaran lebih besar.
Baca Juga: Riza Patria Jadi Calon Wamen, RK Yakin Agenda Kampanye Tak Terganggu
"Dan, ini sudah pernah dilaksanakan di Kota Bandung, hasilnya sangat baik, itu akan diduplikasi dengan anggaran lebih besar, karena anggaran Jakarta lebih besar dari Bandung," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
8 Fakta Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar
-
6 Fakta Kebakaran Rumah di Tanjung Barat yang Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh
-
Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul
-
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu
-
Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?
-
Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang
-
Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari