Suara.com - Calon Gubernur nomor urut satu, Ridwan Kamil (RK) mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang akan mengakhiri masa jabatannya pada 20 Oktober nanti. Ia menganggap keduanya telah menjalankan tugas memimpin pemerintahan dengan baik.
Ridwan Kamil mengaku dalam 10 tahun terakhir memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Jokowi. Ia kerap berkoordinasi saat masih menjabat Wali Kota Bandung, Gubernur Jawa Barat, dan kurator pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Saya atas nama pribadi, sebagai anak bangsa, atas nama yang pernah berinteraksi sebagai wali kota dan gubernur, interaksinya dekat sekali, sebagai kurator IKN juga yang ditugaskan pak Jokowi," kata RK di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2024).
Ia bahkan merasa terharu atas hubungan baiknya dengan Jokowi selama ini. RK juga menyampaikan doa agar Jokowi diberi kesehatan.
"Sangat terharu dan menghaturkan banyak terima kasih atas jasa dedikasinya selama 10 tahun memimpin ya. Mudah-mudahan sama, pak Jokowi juga sehat-sehat, panjang umur, dan Allah berikan peran-peran baru yang bermanfaat untuk bangsa dengan takdir apapun," ujar dia.
RK juga merasa memiliki kedekatan dengan Maruf lantaran sering diberi nasihat dalam berbagai kesempatan.
"Khususnya pak Kyai Ma'ruf Amin juga saya haturkan terima kasih, beliau banyak menasihati saya dulu, karena sebagai orangtua sebagai ulama," katanya lagi.
Lebih lanjut, RK turut memuji pembagian tugas Jokowi-Maruf saat menjalankan roda pemerintahan. Menurutnya, keduanya telah bekerja dengan pembagian porsi penugasan yang baik dan pas.
"Tidak ada matahari kembar, pembagian tugasnya juga sangat pas, dan saya doakan mudah-mudahan kepada pak Jokowi, pak Maruf Amin, mudah-mudahan Allah balas berkali-kali lipat kebaikan-kebaikan yang sudah diberikan kepada bangsa dan republik Indonesia," katanya.
Baca Juga: Prabowo Ultah Ke-73, Ridwan Kamil: Panjang Umur, Dijauhi Mara Bahaya
Berita Terkait
-
Surat untuk Presiden: Seutas Keluh dan Kesah tentang Pendidikan
-
Prabowo Ultah Ke-73, Ridwan Kamil: Panjang Umur, Dijauhi Mara Bahaya
-
Dengar Keluhan Warga, Ridwan Kamil Dicurhati Susah Cari Kerja Hingga Soal Disabilitas
-
Senyum Semringah Jokowi Usai Jenguk Bebingah Sang Tansahayu, Publik: Kado Terindah Jelang Purna Tugas
-
Erina Gudono Diminta Redam Hasrat Pamer Jelang Jokowi Lengser, Netizen: Niat Jatuhkan Mertua?
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia