Suara.com - Erina Gudono kembali memamerkan makanannya seusai memamerkan roti Rp 400 ribu yang jadi viral dan berimbas hujatan dahsyat.
Istri Kaesang Pangarep ini diketahui baru melahirkan anak pertama dan mendapatkan fasilitas mewah di kamar perawatannya.
Seperti diketahui, menantu Presiden Joko Widodo ini baru saja melahirkan seorang anak yang diberi nama Bebingah Sang Tansahayu.
Namun kini gara-gara postingannya soal makan menu Jepang dengan konsep Omakase di RS. Ia kembali viral dan panen hujatan.
Seperti diketahui, Omakase adalah konsep makan khas Jepang yang unik dan semakin populer di seluruh dunia.
Kata "omakase" sendiri berasal dari bahasa Jepang yang artinya "saya percayakan pada Anda" atau "terserah koki".
Dalam konteks kuliner, omakase berarti menyerahkan sepenuhnya pilihan menu kepada koki.
Ketika Anda memilih untuk menikmati hidangan omakase, Anda memberikan kepercayaan penuh pada koki untuk menyajikan hidangan terbaik yang ia bisa buat.
Koki akan menyajikan serangkaian hidangan yang biasanya terdiri dari bahan-bahan segar musiman.
Baca Juga: 3 Pemain Inti Timnas Indonesia yang Harus Absen saat Hadapi Jepang, Ada Jay Idzes
Setiap hidangan disiapkan dengan penuh perhatian dan seringkali merupakan karya seni kuliner yang indah.
Etika Makan di Konsep Omakase
Penting untuk memahami etika yang berlaku. Mari kita bahas beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menyantap omakase.
1. Percayakan pada Koki
Intinya Omakase: Inti dari omakase adalah menyerahkan sepenuhnya pilihan menu kepada koki. Koki telah merancang hidangan dengan cermat, mempertimbangkan kesegaran bahan, musim, dan keseimbangan rasa.
Jangan Memilih-milih: Hindari meminta hidangan tertentu atau menolak hidangan yang disajikan. Ini merupakan bentuk ketidakpercayaan terhadap koki dan dapat mengganggu alur hidangan.
2. Nikmati Prosesnya
Amati Penyajian: Omakase bukan hanya tentang rasa, tetapi juga pengalaman visual. Perhatikan bagaimana setiap hidangan disajikan dengan indah.
Ajak Obrolan Jika memungkinkan, ajak obrolan ringan dengan koki. Tanyakan tentang bahan-bahan yang digunakan atau teknik memasak yang unik. Ini akan menambah kedalaman pengalaman Anda.
3. Makan dengan Sopan
Hindari Kebisingan: Makan dengan tenang dan hindari membuat suara yang berlebihan. Ini menunjukkan penghargaan terhadap makanan dan koki.
Gunakan Alat Makan dengan Benar: Pelajari cara menggunakan alat makan yang disediakan. Jika tidak yakin, jangan ragu untuk bertanya.
4. Jangan Terburu-buru
Nikmati Setiap Gigitan: Omakase adalah pengalaman yang harus dinikmati perlahan. Rasakan setiap tekstur dan rasa dari setiap hidangan.
Jangan Terlalu Cepat Minum: Minuman sebaiknya diminum di antara hidangan untuk menyegarkan mulut dan mempersiapkan diri untuk hidangan berikutnya.
5. Berpakaian Rapi
Tunjukkan Penghargaan: Meskipun tidak ada aturan berpakaian yang ketat, berpakaian rapi menunjukkan penghargaan terhadap restoran dan pengalaman kuliner yang akan Anda nikmati.
6. Matikan Ponsel
Fokus pada Pengalaman: Mengaktifkan ponsel dapat mengganggu konsentrasi dan merusak suasana. Matikan ponsel atau atur ke mode senyap.
7. Berterima Kasih
Ucapkan Terima Kasih: Setelah selesai makan, jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada koki atas hidangan yang luar biasa.
Dengan mengikuti etika di atas, Anda tidak hanya akan menikmati hidangan omakase dengan lebih baik, tetapi juga menunjukkan penghargaan terhadap seni kuliner Jepang dan koki yang telah menyiapkan hidangan istimewa untuk Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Bela Istri dari Jambret di Sleman, Ini Kronologi Versi Polisi
-
JPO 'Melayang' JIS-Ancol Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Kapan Bisa Digunakan?
-
Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal
-
Adu Cepat Lawan Maut: Basarnas Terjang 'Bubur Pasir' Cari Puluhan Korban Longsor Cisarua
-
"Saya Mohon Maaf," Ucapan Gibran di Tengah Duka Longsor Maut Bandung Barat
-
2 Polisi Gugur Terhimpit Truk Saat Bertugas Menuju Longsor Cisarua, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat
-
Menko PMK Pratikno Soal Longsor Bandung Barat: SAR 24 Jam Cari 83 Korban Hilang
-
Banjir Jakarta: Pramono Sebut Sebagian Sudah Surut, BPBD Ungkap 14 RT Masih Terendam 80 Cm
-
Menteri Trenggono Ikut Presiden ke London dan Davos Sebelum Pingsan, Tapi Besok Sudah Ngantor
-
KPK Bongkar Skema Pemerasan Caperdes Pati, Bupati Sudewo Ditaksir Bisa Kantongi Rp50 Miliar