Suara.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini dan Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto telah menyiapkan sejumlah gebrakan untuk melanjutkan estafet perbaikan pelayanan publik dan reformasi birokrasi, usai resmi dilantik. Keduanya akan berfokus pada program-program prioritas yang sejalan dengan visi dan misi pemerintah, khususnya dalam mewujudkan keberlanjutan reformasi birokrasi yang efektif, transparan, dan akuntabel.
"Dengan dukungan penuh dari seluruh elemen Kementerian PANRB dan kolaborasi lintas sektor, saya harap kita mampu menjawab tantangan yang ada dan membawa reformasi birokrasi Indonesia ke arah yang lebih baik," ujar Rini Widyantini dalam Serah Terima Jabatan Menteri PANRB dari Abdullah Azwar Anas kepada Rini Widyantini di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Senin (21/9/2024).
Rini juga menyampaikan apresiasinya kepada Menteri PANRB Kabinet Indonesia Maju, Abdullah Azwar Anas yang telah memberikan warisan berharga bagi Kementerian PANRB dan seluruh lapisan birokrasi di Indonesia.
“Di bawah arahan beliau, kita menyaksikan strategi-strategi yang membawa dampak signifikan bagi efektivitas dan efisiensi pelayanan publik di Indonesia. Beliau juga mendorong percepatan digitalisasi pemerintahan melalui SPBE,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Menteri PANRB, Purwadi Arianto menegaskan landasan utama dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka adalah Asta Cita yang menjadi panduan utama dalam membangun Indonesia menjadi negara yang kuat, sejahtera, dan berkeadilan. Di bawah kepemimpinan baru, Kementerian PANRB akan mengawal pelaksanaan reformasi birokrasi ini dengan sebaik-baiknya, terutama dalam transformasi digital pelayanan publik.
“Bersama dengan Ibu Menteri PANRB, saya berkomitmen mewujudkan birokrasi yang adaptif dan responsif. Saya yakin dengan dukungan dan kerjasama yang solid, kita akan mampu menghadapi tantangan yang ada dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” tuturnya.
Perwira tinggi Polri yang sebelumnya menjabat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri ini juga menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Abdullah Azwar Anas yang telah mengorkestrasi transformasi birokrasi menjadi berdampak dan dirasakan masyarakat luas.
Dia berharap, kerja keras Anas akan menjadi fondasi yang kokoh bagi kemajuan bangsa. Pada kesempatan yang sama, Menteri PANRB Kabinet Indonesia Maju Abdullah Azwar Anas menyampaikan dukungannya pada Menteri dan Wakil Menteri PANRB yang baru.
Menurutnya, keduanya adalah sosok yang tepat untuk memimpin beragam pembenahan di bidang pelayanan publik, SDM Aparatur, maupun akuntabiltas pemerintah. Ia menyampaikan rasa syukur karena estafet kepemimpinan Kementerian PANRB diteruskan kepada sosok yang sangat kompeten dan berpengalaman.
Baca Juga: Apa Itu Kabinet Zaken? Impian Prabowo Subianto Dalam Pemerintahannya
“Ibu Rini bukanlah wajah baru di Kementerian PANRB, beliau telah lama berkiprah dan memiliki pemahaman mendalam tentang reformasi birokrasi serta kebijakan pelayanan publik. Saya yakin di bawah kepemimpinan beliau, Kementerian PANRB akan semakin solid dan mampu menjawab tantangan ke depan,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Purwadi Arianto Resmi Dilantik Menjadi Wakil Menteri PANRB
-
Resmi Dilantik Sebagai Menteri PANRB, Rini Widyantini Siap Emban Misi Reformasi Birokrasi
-
Jadi Menteri PAN-RB, Rini Widyantini Ternyata Setia Koleksi Yamaha Mio Tahun 2006
-
Kabinet Zaken, Istilah Baru Cawe-Cawe?
-
Dari 34 Jadi 46 Kementerian, Kabinet Gemoy Prabowo Dinilai Tak Lincah Dan Boros
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
Terkini
-
Baru Tiba dari Luar Negeri, Prabowo Langsung Kumpulkan Menteri di Hambalang
-
Mayat Wanita Membusuk di Kali Pesanggrahan, Suami Histeris di TKP, Ada Apa?
-
Seskab Ungkap Percakapan Prabowo dan Zidane di Swiss, Bahas Rencana Besar?
-
Badan Geologi Ingatkan Longsor Susulan Masih Mengintai Cisarua, Ini Pemicunya
-
Percepatan Relokasi dan Tata Ruang Aman Jadi Fokus Mendagri Pascabencana
-
Langsung Ditelepon Prabowo, Menteri Trenggono Ungkap Kondisinya Usai Pingsan Saat Upacara
-
Bantah Tebang Pilih, Satgas Ungkap Proses di Balik Perintah Prabowo Sikat 28 Izin Perusahaan
-
Pengamat Nilai Pengacara Nadiem Tak Siap Hadapi Jaksa, Apa Alasannya?
-
Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Bela Istri dari Jambret di Sleman, Ini Kronologi Versi Polisi
-
JPO 'Melayang' JIS-Ancol Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Kapan Bisa Digunakan?