Ia berhasil lulus di usia sangat muda di semua jenjang pendidikan. Kun menamatkan pendidikan dasar pada usia 8 tahun dan masuk SMA pada usia 10 tahun.
SMP ditempuh hanya dua tahun saja. Setelah itu melanjutkan pendidikan di SMA Terunajaya dan lulus satu tahun. Awalnya Kun sempat dinyatakan tidak lulus saat mengikuti Evaluasi Belajar Tahap Akhir (EBTA) SMA pada tahun 1981. Lalu ia mengulang kelas 3 dan dinyatakan lulus pada 1982.
Kun Wardana melanjutkan pendidikan di Universitas Trisakti dengan mengambil jurusan Teknik Elektro di usia yang masih sangat muda, yakni 12 tahun. Ia kemudian lulus pada usia 18 tahun.
Setelah itu, dia melanjutkan pendidikan magister di Universitas Indonesia dengan lulus pada Tahun 1992. Ia mengambil pendidikan doktoral Insstitut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Matematika dan Fisika dan lulus 1999.
Selain itu, Kun Wardana pernah melakukan Penelitian Internasional di bidang Neural Network dan Fuzzy Logic, Departemen Sistem Informasi, Tokyo University of Information Sciences, Jepang.
Kun Wardana juga pernah mengikuti Program Pendidikan Pekerja Sektoral dengan Fokus Khusus pada Perusahaan Multinasional, International Labour Organisation International Training Center Turin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap