Suara.com - Anggota Komisi II DPR fraksi PDIP, Komarudin Watubun, mengungkap adanya kasus dugaan cawe-cawe di Pilkada 2024 yang dilakukan oleh penjabat (Pj) Wali Kota Jayapura Christian Sohilait.
Komarudin membongkar hal itu dengan membeberkan rekaman suara Pj Wali Kota Jayapura dalam rapat kerja Komisi II DPR RI bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/10/2024).
Dalam rekaman suara itu Pj Wali Kota Jayapura menanyakan soal masalah keuangan Pilkada 2024. Rekaman suara itu hanya diputar beberapa detik saja oleh Komar.
"Saya kira proses keuangan keluar dulu, sehingga waktu kegiatan Pemilukada lami ada uang di tangan," bunyi rekaman yang diputar.
Komar lantas menyampaikan alasanya mengapa dirinta memutar rekaman suara tersebut. Pasalnya Pj Wali Kota Jayapura itu merupakan anak buah Tito.
"Ini durasinya 9 menit. Jadi ini cuplikan saja Pak Menteri (Tito). Pertanyaan kenapa saya sampaikan di sini. Karena ini anak buahnya bapak. Ini Pj wali kota Jayapura dari ASN. Supaya kita punya komitmen, aturan kita tegakkan yang bener. Jangan sampai di ruangan ini bicara yang bagus di bawah bagus. Rusak itu," kata Komar.
Ia mengatakan, jika pada hari Jumat beberapa waktu lalu Pj tersebut mengumpulkan para camat dan lurah untuk bagaimana mencairkan uang guna memebangkan calon tertentu.
Untuk itu, kata dia, jangan sampai kejadian tersebut hanya menjadi salah satu kasus dari banyaknya kasus yang belum diketahui di daerah saat Pilkada.
"Saya khawatir jangan sampai hal-hal seperti jni, ini satu dari sekian banyak peristiwa di daerah. Tanggal 27, kita masih 27 hari lagi, kita akan masuk sebuah peristiwa penting, kenapa, karena itu pertama kali pemilihan kepala daerah secara nasional," ungkapnya.
Ia lantas mengingatkan jika reformasi yang sudah dikawal Megawati Soekarnoputri dengan baik justru menjadi rusak.
"Sekarang kita indeks demokrasi semakin rusak dengan pemilu kemarin. Apapun alasannya itu. Oleh karena itu, dengan pemerintahannya pak Prabowo kita berharap mulai dengan Pilkada ini harus dengan pilkada yang demokratis. Kalau para kepala daerah, Pj-Pj ini mau jadi tim sukses silakan cari uang, di luar jadi pengusaha jadi timses," katanya.
"Jangan menggunakan PJ untuk menggunakan dana negara untuk mensukseskan orang-orang tertentu. Jadi saya minta tindakan tegas dari pak Mendagri terhadap Pj ini. Mungkin banyak tapi satu ini yang ketahuan. Dan komitmen kita untuk Pilkada saya mau uji dari sini dulu. Oleh karena itu saya sangat berharap pak Tito, untuk urusan ini ditertibkan," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Pertanyakan Kesalahan Tom Lembong, Gus Hilmi Ceramahi Aparat Hukum Pakai Ayat Al-Maidah: Berlaku Adillah, karena...
-
Resmi Tersangka Kasus Impor Gula, Eks Penyidik KPK Dukung Tom Lembong jadi Justice Collaborator: Bongkar Semua!
-
Megawati: Saya sama James Bond Temenan, Keren Lho
-
Gugatan ke KPU soal Pencalonan Gibran Ditolak PTUN, Begini Reaksi PDIP
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib
-
Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!
-
Apa Arti Kemajuan Jika Alam Tak Lagi Bisa Bertahan?
-
Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300
-
Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027
-
5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless
-
Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli
-
Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes
-
Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg