Suara.com - Taj Yasin Maimoen adalah Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah (Cawagub Jateng) yang mendampingi Ahmad Luthfi di Pilkada Jateng 2024.
Pasangan ini bersaing dengan pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi memperebutkan kursi Jateng 1. Taj Yasin juga adalah calon petahana.
Ia merupakan Wakil Gubernur Jateng yang mendampingi Ganjar Pranowo saat masih menjadi Gubernur Jateng.
Silsilah Keluarga Taj Yasin
Dilihat dari silsilah keluarganya, Taj Yasin adalah anak kiai kharismatik asal Rembang, Jawa Tengah, KH Maimoen Zubair atau akrab disapa Mbah Moen. Ibu Taj Yasin, adalah nyai Hj Fatimah yang merupakan anak dari KH Baidhowi Lasem.
Mbah Moen sendiri sudah wafat saat menunaikan ibadah haji di Mekkah, Arab Saudi pada 6 Agustus 2019. Dari jalur silsilah kakek, nasab Taj Yasin sampai kepada Sunan Giri.
Jalur silsilah nasab Taj Yasin yaitu Mbah Moen, KH. Zubair bin Mbah Dahlan bin Mbah Carik Waridjo bin Mbah Munandar bin Puteh Podang (desa Lajo Singgahan Tuban) bin Imam Qomaruddin (dari Blongsong Baureno Bojonegoro) bin Muhammad (Macan Putih Gresik) bin Ali bin Husen (desa Mentaras Dukun Gresik) bin Abdulloh (desa Karang Jarak Gresik) bin pangeran Pakabunan bin panembahan Kulon bin sunan Giri.
Sedangkan dari jalur silsilah Nenek yaitu, Nyai Hasanah binti Kiai Syu’aib bin Mbah Ghozali bin Mbah Maulana (Mbah Lanah seorang bangsawan Madura yang bergabung dengan pasukan Pangeran Diponegoro).
Gus Yasin mengenyam pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Ghozaliyah Sarang, Rembang (1995), Madrasah Tsanawiyah Ghozaliyah Sarang, Rembang (1998), dan Madrasah Aliyah Al Anwar Sarang, Rembang (2001).[6] Ia lulus dari Universitas Ahmad Kaftaro, Damaskus, Suriah.
Baca Juga: Duel Jenderal di Jateng: Andika Perkasa vs Ahmad Luthfi, Pendidikan Siapa Lebih Unggul?
Sebelum menjadi Wakil Gubernur Jawa Tengah, ia merupakan Anggota DPRD Jawa Tengah periode 2014–2018 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pada Pemilu 2024 ini, Taj Yasin ikut bertarung sebagai calon anggota DPD dari Jateng.
Hasilnya sungguh sangat memuaskan. Gus Yasin meraih suara tertinggi sebesar 3,1 juta suara versi KPU pada Pemilu 2024.
Berita Terkait
-
Duel Jenderal di Jateng: Andika Perkasa vs Ahmad Luthfi, Pendidikan Siapa Lebih Unggul?
-
Usung Konsep Ngopeni dan Ngelakoni, Ahmad Luthfi: Jawa Tengah Bukan Sekedar Tempat Mudik
-
Pendidikan Suswono Vs Kun Wardana, Sang Pakar Pertanian dengan Bayi Ajaib Siapa Unggul?
-
Sumbang 2,5 Hektare buat Perumahan, Ini Silsilah Keluarga Maruarar Sirait
-
Silsilah Keluarga Tom Lembong: Punya Ayah Dokter Ahli Jantung dan Paman Pendiri Perusahaan Farmasi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN