Suara.com - Denden Imadudin Soleh, pejabat Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) disebut-sebut terlibat dalam jaringan pelindung situs judi online.
Pria yang merupakan Ketua Tim Penyidikan dan Ahli UU ITE Ditjen Aplikasi dan Informatika di Kementerian Komdigi ini kabarnya sudah ditangkap petugas Polda Metro Jaya.
Lalu siapakah Denden Imadudin Soleh ini? Berikut profil serta penjelasan singkat silsilah keluarga Denden Imadudin.
Profil Denden Imadudin Soleh
Denden Imadudin Soleh merupakan lulusan sarja hukum Universitas Islam Bandung (Unisba). Ia kemudian melanjutkan program magister hukum di Universitas Indonesia (UI).
Denden resmi mendapat gelar magister hukum di UI pada tahun 2016. Dia lalu melanjutkan pendidikan doktoral di Universitas Pelita Harapan (UPH).
Denden pernah tergabung di Cyber Law Community (ICLC) suatu organisasi komunitas yang merupakan wadah dari beberapa praktisi bidang cyberlaw, cybercrimes, dan digital forensic; ICLC memberikan layanan sosialisasi, advokasi, konsultansi, dan pelatihan terkait cyberlaw, cybercrimes, dan digital forensic dalam perspektif Indonesia.
Dilihat dari silsilah keluarganya, Denden Imadudin merupakan anak orang terpandang. Ibunya, Elah Karmilah, adalah anggota DPRD Sumedang periode 2024-2029 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Sang ibu juga aktif di organisasi Muslimat NU Sumedang.
Pada Pilkada 2024 ini, Denden sempat ikut tahapan pendaftaran calon wakil bupati Sumedang. Ia mendaftar di Partai Gerindra.
Baca Juga: Polisi Ungkap Alasan AK Bisa Jadi Pegawai Komdigi Meski Tak Lolos Seleksi
Denden bahkan siap mundur sebagai ASN jika memang mengantongi rekomendasi dari Gerindra. Namun Gerindra tidak memilih dirinya sebagai Calon Wakil Bupati Sumedang.
“Sesuai dengan pernyataan saya saat mengambil formulir ke DPC Gerindra, apabila tidak mendapatkan rekomendasi dari DPP Gerindra, saya tidak akan maju di Pilkada Sumedang,” kata Denden, Senin (26/8/2024) dikutip dari tahuekspres.com.
Berita Terkait
-
Polisi Ungkap Alasan AK Bisa Jadi Pegawai Komdigi Meski Tak Lolos Seleksi
-
Ernest Prakasa Ikut Pertanyakan Artis yang Promo Judi Online Tapi Tidak Ditangkap
-
Modus Bandar Judi Online Kasih Setoran ke Pegawai Komdigi: Cash dan Via Money Changer
-
Segini Harta Denny Cagur di LHKPN: Diduga Pernah Promosi Judi Online, Bakal Diperiksa Lagi?
-
Mahfud MD Minta Eks Menteri Diselidiki Kasus Judol Komdigi, Respons Budi Arie: Jangan Kasih Kendor!
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Tanah Tiba-tiba Ambles Jadi Lubang Raksasa? BRIN Ungkap Penyebab dan Daerah Rawan di Indonesia
-
7 Fakta Adu Jotos Guru vs Siswa di Jambi: Dari Kata 'Miskin' Sampai Ancam Pakai Celurit
-
Menteri PU Ungkap Kebutuhan Anggaran Perbaikan Infrastruktur Sumatra Capai Rp74 Triliun
-
Jejak Politisi dan Oligarki di Balik Banjir Sumatra, JATAM Bongkar Nama-nama Besar
-
Jakarta Tambah 40 e-TLE Handheld Presisi, Polisi Perluas Penindakan Digital di Jalan Raya
-
Walhi Ungkap Parahnya Bencana Ekologis Aceh Tamiang, Negara Baru Hadir Sepekan Kemudian
-
DPR Sesalkan Insiden Guru-Murid Saling Serang di Jambi: Sekolah Bukan Arena Tinju!
-
Pemerintah Cuma Mikir Cuan, JATAM: Sumatra Akan Tetap Diterpa Bencana Meski Tak Ada Hujan Ekstrem
-
Tak Ada Kata Maaf, Kasus Ijazah Palsu Jokowi yang Menjerat Eggi Sudjana Resmi Dihentikan Polisi
-
Iran Bergejolak, DPR Peringatkan 'Aktor Asing' dan Desak Pemerintah Siapkan Evakuasi WNI