Suara.com - Kasus judi online (judol) yang sedang ditangani Polda Metro mendapat perhatian publik. Sedikitnya 11 orang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut, beberapa di antaranya merupakan pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Salah satu yang ikut diamankan ialah Ketua Tim Keamanan Informasi Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika, Denden Imadudin. Dia diduga merupakan aktor utama yang melindungi situs-situs judi online.
Sejak namanya muncul dalam salah satu terduga tersangka kasus judi online, publik penasaran dengan sosoknya. Segala mengenai kehidupannya dikulik, termasuk aktivitas sehari-harinya.
Denden Imadudin kerap membagikan aktivitasnya di akun Instagram pribadinya @den2.id. Dia diketahui merupakan pencinta sepak bola dan pendukung Timnas Indonesia. Tidak hanya itu, beberapa unggahannya memperlihatkan sedang di Tanah Air.
Publik menyoroti jam tangan mewah yang dikenakan Denden. Dalam beberapa kesempatan, terlihat dia mengenakan jam mewah dari brand Richard Mille, Audemars Piguet dan Rolex Daytona.
Jam-jam tersebut memiliki harga yang cukup fantastis mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah. Tidak hanya itu, di salah satu kesempatan Denden tampak mengenakan pakaian brandede dari brand Burberry.
Dia juga terlihat pelesir ke beberapa negara, seperti Amerika Serikat dan menonton langsung pertandingan Timnas Indonesia di luar negeri.
Sosok Denden Imadudin
Denden Imadudin Soleh merupakan putra dari Elah Karmilah, anggota DPRD Sumedang periode 2024-2029 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Sang ibu juga aktif di organisasi Muslimat NU Sumedang.
Selain itu, dia diketahui merupakan lulusan sarja hukum Universitas Islam Bandung (Unisba). Ia kemudian melanjutkan program magister hukum di Universitas Indonesia (UI). Denden resmi mendapat gelar magister hukum di UI pada tahun 2016. Dia lalu melanjutkan pendidikan doktoral di Universitas Pelita Harapan (UPH).
Denden pernah tergabung di Cyber Law Community (ICLC) suatu organisasi komunitas yang merupakan wadah dari beberapa praktisi bidang cyberlaw, cybercrimes, dan digital forensic. ICLC memberikan layanan sosialisasi, advokasi, konsultansi, dan pelatihan terkait cyberlaw, cybercrimes, dan digital forensic dalam perspektif Indonesia.
Pada Pilkada 2024 ini, Denden sempat ikut tahapan pendaftaran calon wakil bupati Sumedang. Ia mendaftar di Partai Gerindra. Hanya saja saat itu dia tidak mendapatkan rekomendasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak