Ini terjadi setelah insiden sporadis yang terkait dengan pendukung Maccabi, yang dituduh meneriakkan dan menyanyikan slogan dan lagu anti-Palestina, dan kelompok pemuda yang berseberangan.
Polisi Amsterdam mengatakan beberapa pendukung Maccabi telah membakar bendera Palestina di alun-alun pusat Dam, dan merusak sebuah taksi.
Polisi mengatakan para penyerang dimobilisasi oleh seruan di media sosial untuk menargetkan orang-orang Yahudi.
Pihak berwenang telah menangkap 63 orang terkait dengan kekerasan hari Kamis dan lebih banyak penahanan diperkirakan akan dilakukan.
Gerakan Yahudi sayap kanan Betar pada hari Minggu mengatakan akan mengorganisir protes terhadap anti-Semitisme menjelang pertandingan.
World Betar, sebuah gerakan pemuda pro-Israel, juga berencana untuk mengundang Menteri Keuangan Israel yang berhaluan kanan jauh Bezalel Smotrich di sela-sela acara gala pada hari Rabu untuk mendukung Israel yang diselenggarakan oleh individu-individu berhaluan kanan jauh.
Beberapa asosiasi, serikat pekerja, dan partai-partai kiri Prancis telah mengecam acara "Israel Selamanya", dan khususnya rencana kehadiran Smotrich.
Namun kepala polisi Nunez, yang memberikan persetujuannya agar acara gala itu diadakan, mengatakan bahwa Smotrich mungkin tidak akan hadir. "Saya memahami bahwa pada akhirnya, dia tidak akan hadir," katanya.
Betar aktif di seluruh dunia dan memiliki hubungan dengan kelompok kanan Israel.
Baca Juga: Kejutan! Mees Hilgers Starting FC Twente vs Ajax Amsterdam
CEO kelompok itu, Yigal Brand, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu bahwa gerakan itu "sangat marah dengan apa yang terjadi di Amsterdam.
"Kami adalah Zionis yang bangga dan tidak perlu meminta maaf," tambahnya.
Pihak berwenang Israel telah memperingatkan para penggemar agar tidak menghadiri pertandingan basket Maccabi Tel Aviv di kota Bologna, Italia, pada hari Jumat, yang berakhir tanpa insiden.
Setelah kekerasan di Amsterdam, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa ia telah memerintahkan badan mata-mata Mossad untuk menyusun rencana guna mencegah kerusuhan di acara-acara di luar negeri.
Berita Terkait
-
Siapa Ryan van de Pavert? Pemain Keturunan Medan-Surabaya, Main di Ajax Amsterdam Bareng Anak Rafael van der Vaart
-
Tragis! Pemain Keturunan Solo Terpuruk H-5 Bela Timnas Indonesia vs Jepang, Tersungkur di Eredivisie
-
Mees Hilgers Hampir Cetak Gol, Tapi Ditarik ke Luar Lapangan di Menit Akhir karena...
-
Kerusuhan Suporter Israel Vs Belanda: Amsterdam Mencekam, PM Beri Peringatan Keras!
-
Kejutan! Mees Hilgers Starting FC Twente vs Ajax Amsterdam
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya