Suara.com - Nama Calon Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, menjadi perbincangan di media sosial. Dirinya disebut-sebut sebagai cabup termiskin di Indonesia.
Berdasarkan laporan LHKPN KPK pada 31 Desember 2024, total kekayaan Yuli Hastuti hanya Rp367 juta. Dirinya tidak mempunyai tanah dan bangunan.
Selama ini, Yuli Hastuti tinggal di rumah peninggalan almarhum suaminya, Kelik Sumrahadi, di Desa Grabag, Kecamatan Grabag, Purworejo.
Kendaraan yang dimiliki pun jauh dari kata mewah. Ibu dua anak ini memiliki Toyota Kijang Innova tahun 2018 dengan taksiran harga Rp250 juta dan motor Suzuki Skywave senilai Rp3 juta.
Selain itu, Yuli hanya punya koleksi sepeda angin tua atau onthel. Beberapa koleksinya seperti, Sepeda Philip Tahun 1900 senilai Rp 350 ribu, Gazele Tahun 2005 senilai Rp 3 juta, Simplex Tahun 1900 Rp 3 juta, Simplex Tahun 1900 Rp 3,8 juta, Gazele Seri 11 Tahun 1990 Rp 9 juta, Gazele Seri 10 Tahun 1990 Rp 5,8 juta, dan Gazele Tahun 1960 Rp 2 juta.
Silsilah Keluarga Yuli Hastuti
Lalu siapakah sebenarnya Yuli Hastuti ini? Tak banyak informasi mengenai latar belakang keluarga Yuli Hastuti.
Dilihat dari silsilah keluarganya, Yuli Hastuti merupakan anak dari pasangan Martodijoyo (alm) dan Sutarmi (almh). Perempuan yang lahir pada 12 Juli 1963 di Magelang ini merupakan lulusan SD Banyuyoso tahun 1975.
Dia lalu melanjutkan sekolah di SMP PMB II Kutoarjo (lulus tahun 1978), lalu di SMEA Negeri Kutoarjo dan lulus tahun 1982.
Yuli Hastuti lalu menikah dengan seorang kepala desa bernama Kelik Sumrahadi. Dari suaminya inilah, Yuli belajar banyak mengenai organisasi dan politik.
Jejak karier sang suami yang dimulai dari kades hingga menjadi Bupati Purworejo inilah yang menginspirasi Yuli untuk ikut terjun ke dunia politik.
Pada Pemilu 2009, Yuli ikut menjadi caleg. Dia pun berhasil terpilih sebagai anggota DPRD Purworejo dari Partai Golkar. Setahun kemudian, Yuli dipercaya menjadi Ketua DPRD Purworejo.
Sayangnya pada Pemilu 2014, Yuli yang kembali maju menjadi caleg, gagal terpilih. Di tahun 2015, Yuli mengikuti kontestasi Pilkada Purworejo sebagai Calon Wakil Bupati menjadi pasangan Calon Bupati Agus Bastian.
Pasangan Agus Bastian-Yuli Hastuti mampu memenangkan pertarungan. Hubungan baik keduanya terus berlanjut pada Pilkada 2020. Mereka kembali berpasangan dan kembali menang.
Agus Bastian memutuskan mundur sebagai bupati karena memilih mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Maka naiklah Yuli Hastuti menjadi Bupati Purworejo sejak Desember 2023.
Berita Terkait
-
Raffi Ahmad Disebut-sebut Sudah Kaya dari Lahir, Pekerjaan Ayah dan Kakeknya Ternyata Gak Sembarangan
-
Berapa Kekayaan Cabup Purworejo Yuli Hastuti? Viral Usai Disebut Calon 'Termiskin'
-
Dari Sekda ke Bupati: Harda Kiswaya dan Visi Sleman yang Maju dan Berkeadaban
-
Bawaslu Tegaskan Usut Video Viral Amplop Berisi Uang dari Calon Bupati Bogor
-
Intip Isi Garasi Lucky Hakim, Motor 'Bapak-Bapak' Jadi Koleksi Cabup Indramayu
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker
-
PGRI Miris Penyebutan Honorer Hanya untuk Guru: TNI, Polri, Jaksa, DPR Tak Ada Honorer
-
Mendagri Tegaskan Pemda dan Forkopimda Siap Dukung Implementasi Program Prioritas Presiden
-
Disindir Soal Ingin Tanam Sawit, Prabowo: Semua Pemimpin Negara Minta ke Saya!