Suara.com - Kelompok Hizbullah berhasil menghancurkan kompleks di Sinagoga di Haifa, Israel dengan roket yang mereka kirimkan pada Sabtu (16/11/2024) waktu setempat.
Dilansir dari media Israel Today menyebutkan, sebuah roket Hizbullah itu menghantam bagian sinagoga di Haifa satu jam setelah kebaktian berakhir.
Lima orang terluka ringan dalam perjalanan menuju tempat perlindungan di berbagai daerah di Haifa selama serangan tersebut.
Media Israel menyebut Hizbullah meluncurkan 10 roket dalam serangan tersebut, memicu sirene di daerah Teluk Haifa.
Informasi itu juga disampaikan Pasukan Pertahanan Israel. Hanya beberapa proyektil yang berhasil dicegat.
Beberapa kebakaran dilaporkan terjadi di Haifa dan daerah sekitarnya setelah serangan tersebut, serta pemadaman listrik yang meluas di Carmel Center.
“Semua organisasi darurat tiba dengan cepat,” kata Amir Herel, komandan distrik Haifa di Komando Front Dalam Negeri, menurut Israel Hayom.
“Tidak ada orang di dalam sinagoga, namun di sekitar gedung ada orang yang mengalami ledakan cukup besar,” ujarnya.
“Tetapi seperti yang saya katakan, sebagian besar kerusakan bukan bersifat fisik. Terdapat kerusakan di banyak apartemen, terutama jendela. Beberapa kendaraan juga dibakar.”
Baca Juga: Serangan 'Operasi Bunuh Diri' Hamas di Tel Aviv Tewaskan Satu Orang, Ditengah Upaya Gencatan Senjata
Sementara itu, IDF menyampaikan bahwa Hizbullah meluncurkan total 80 proyektil ke wilayah Israel pada hari Sabtu.
Pada Minggu pagi, 20 roket diluncurkan di Teluk Haifa dan wilayah Galilea Barat, beberapa di antaranya dicegat dan beberapa di antaranya berdampak di area terbuka, kata IDF.
Sirene juga terdengar di Acre dan Galilea Atas pada pagi hari.
IDF menghilangkan penghalang jalan militer di dekat perbatasan dengan Lebanon, Radio Angkatan Darat melaporkan pada hari Minggu.
Langkah ini dilakukan sebagai persiapan untuk kemungkinan kembalinya warga yang mengungsi ke rumah mereka, menurut laporan itu.
“Realitas di wilayah utara telah berubah. Tidak ada lagi daerah di mana perjalanan tidak mungkin dilakukan. Tidak diperlukan lagi rute memutar—warga sipil kini dapat berkendara melalui jalan ini. Lalu lintas tidak dibatasi karena kendali IDF di wilayah Lebanon,” kata sumber militer kepada outlet berita tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
Terkini
-
BRIN Bongkar Misteri Benda Langit di Lampung, Ternyata Sampah Roket China CZ-3B yang Jatuh
-
Pilot F-15 Hilang, AS Putus Asa Hingga Tembaki Wilayah Iran Saat Operasi Penyelamatan
-
Pesan Paskah 2026: Kardinal Suharyo Ajak Umat Keluar dari Kegelapan dan Tetap Menyala dalam Kasih
-
Padati Gereja Katedral, 2.500 Umat dan Tokoh Nasional Khidmat Ikuti Misa Pontifikal Paskah
-
Ribuan Massa Kepung Kedubes AS, Beri Penghormatan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
-
Dukung Langkah BGN Setop Sementara SPPG, Legislator DPR: Perlu Penindakan dan Pembinaan
-
Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi, Pahlawan Perdamaian yang Gugur di Misi UNIFIL Lebanon
-
Selain Kajari Karo, Kejagung Amankan Kasi Pidsus dan Jaksa Kasus Amsal Sitepu, Terancam Sanksi Berat
-
Buntut Kasus Amsal Sitepu, Intel Kejagung Amankan Kajari Karo!
-
Suasana Haru Pemakaman Kopda Anumerta Farizal di TMP Giripeni, Isak Tangis Keluarga Pecah