Suara.com - Sebuah video yang beredar di media sosial mengklaim bahwa gelandang serang FC Twente, Sem Steijn, menyatakan siap dinaturalisasi untuk memperkuat tim nasional Indonesia. Namun, hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut merupakan hasil manipulasi.
Narasi yang Beredar
Video yang diklaim menampilkan Sem Steijn mengaku siap dinaturalisasi dibagikan di berbagai media sosial, termasuk beberapa akun Facebook. Dalam video, terlihat Sem sedang diwawancarai, dan terdapat takarir yang menyebutkan bahwa ia bersedia membela timnas Indonesia untuk bermain di Piala Dunia.
Video itu juga diberi keterangan tambahan seperti, "STRIKER TAJAM, SIAP DINATURALISASI BELA TIMNAS INDONESIA VS JEPANG."
Hasil Penelusuran
Mengutip Kompas.com yang menelusuri kebenaran video tersebut menggunakan metode pencarian gambar balik dengan Yandex. Hasilnya, video tersebut identik dengan unggahan di kanal YouTube resmi FC Twente pada 20 Agustus 2023.
Dalam video aslinya, Sem Steijn diwawancarai terkait pertandingan FC Twente melawan PEC Zwolle yang berlangsung pada 20 Agustus 2023. Pertandingan ini berakhir dengan kemenangan FC Twente 3-1, dan Sem mencetak gol kedua bagi timnya.
Dalam wawancara, ia hanya mengungkapkan rasa lega dan senang setelah mencetak gol penting, tanpa menyinggung soal naturalisasi atau Indonesia.
Fakta Tambahan
- Manipulasi Subtitle: Subtitle dalam video yang beredar di media sosial tidak sesuai dengan pernyataan asli Sem Steijn. Manipulasi ini menyesatkan publik.
- Tidak Ada Keturunan Indonesia: Berdasarkan informasi dari Transfermarkt, Sem Steijn lahir di Den Haag, Belanda, pada 12 November 2001. Ia adalah putra dari Maurice Steijn, manajer Sparta Rotterdam. Tidak ada informasi bahwa Maurice maupun istrinya, Priscilla, memiliki darah keturunan Indonesia.
- Kontrak Sem Steijn: Saat ini, Sem masih terikat kontrak dengan FC Twente hingga 30 Juni 2025.
Kesimpulan
Video yang mengklaim Sem Steijn siap dinaturalisasi untuk membela timnas Indonesia adalah hasil manipulasi. Pernyataan yang dikaitkan dengan Sem tidak pernah diucapkan. Video aslinya berisi wawancara terkait pertandingan melawan PEC Zwolle dan tidak menyebutkan hal terkait Indonesia atau Piala Dunia 2026.
Publik diimbau untuk lebih kritis dalam menyikapi informasi yang beredar dan selalu memverifikasi melalui sumber tepercaya.
Baca Juga: Siapa Ayah Elkan Baggott? Punya Pekerjaan di Luar Dugaan, Wajah Plek Ketiplek dengan Anaknya
Berita Terkait
-
Siapa Ayah Elkan Baggott? Punya Pekerjaan di Luar Dugaan, Wajah Plek Ketiplek dengan Anaknya
-
Miliano Jonathans Akui Tak Prioritaskan Timnas Indonesia: Saya Sudah Bilang...
-
Timnas Indonesia Masuk Squawka, Rekornya Tercatat dalam Sejarah
-
Breakingnews! Gelandang PSV Eindhoven Mylian Jimenez Tak Eligible Main untuk Timnas Indonesia
-
Lunas Dendam Shin Tae-yong ke Herve Renard!
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Alasan Efisiensi, BGN Mau Hapus MBG Untuk Siswa SMA
-
Resmikan 8 MPP Baru, Menteri Rini: Masyarakat Membutuhkan Layanan yang Mudah dan Terintegrasi
-
Fisipol Menolak Bungkam, Mahasiswa UGM 'Hukum' Penguasa di Halaman Kampus
-
Bahas Anggaran 2027, Kepala BGN Nanik S Deyang Resmi Tunjuk Agustina Arumsari Jadi Jubir
-
Bukan Gas Alam, Polisi Selidiki Unsur Pidana di Balik 126 Teror Api Sleman
-
Guru Ungkap Ada PPPK Paruh Waktu Bergaji Rp15 Ribu, Anggaran Pendidikan Disorot
-
BEM SI Nilai DPR Tak Pro Rakyat, Malah Fokus Bahas RUU Polri
-
Open House SRMP 2 Medan, Gus Ipul Ajak Masyarakat Lihat Gambaran Utuh Sekolah Rakyat
-
Mana yang Turun Duluan? Banner Demo Mahasiswa di DPR Sindir Kenaikan BBM hingga Jabatan Prabowo
-
Mangkir Lagi, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Fitri Assiddikki di Kasus CSR BI-OJK