Komando Keamanan Presiden (PSC) tidak menganggap enteng pernyataan Duterte, mengatakan pada hari Senin bahwa mereka menggandakan detail keamanan Presiden dan akan mengambil tindakan yang lebih ketat selama penampilan publiknya.
Mayor Nestor Endozo, perwira operasi militer sipil PSC, mengatakan bahwa PSC tengah berupaya mendapatkan tambahan dari Kepolisian Nasional Filipina.
“Instruksi untuk menggandakan keamanan Presiden merupakan cabang dari situasi saat ini, dari apa yang disebutkan oleh (Wakil Presiden Duterte),” katanya.
Ia mengatakan bahwa PSC tengah menunggu instruksi tentang usulan untuk memberikan perlindungan tambahan selama Presiden tampil di depan publik, termasuk membuatnya menggunakan perisai antipeluru di podium selama berpidato atau membiarkannya mengenakan rompi pelindung.
Kepala Staf Angkatan Bersenjata Filipina Jenderal Romeo Brawner Jr. juga mengingatkan para prajurit untuk tidak terguncang oleh “berbagai peristiwa yang terjadi di negara kita” dan tetap bersikap profesional di tengah keretakan yang semakin lebar antara Presiden dan Wakil Presiden.
"Sebagai prajurit, kita tidak boleh goyah oleh hal ini," katanya dalam pidatonya saat upacara pengibaran bendera yang bertepatan dengan acara peluncuran Kampanye 18 Hari untuk Mengakhiri Kekerasan terhadap Perempuan 2024 di Camp Aguinaldo pada hari Senin.
Brawner memberi tahu pasukan untuk mengikuti rantai komando dan tetap "profesional dan kompeten."
Tag
Berita Terkait
-
Marcos Balas Serangan Duterte, Dukung Investigasi Penggunaan Dana Rahasia oleh Wapres
-
Reaksi Presiden Filipina Marcos Soal Ancaman Pembunuhan
-
Wapres Duterte Disebut Sudah Sewa Pembunuh, Presiden Marcos Akan Lawan Ancaman
-
2 Tim yang Patut Diwaspadai Timnas Indonesia di Grup B Piala AFF 2024, Ada Musuh Bebuyutan
-
Sara Duterte Ditekan usai Ancam Bunuh Presiden Marcos Jr, Klarifikasi Hanya Guyonan?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah
-
Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Maraton, Tinggalkan Polresta Surakarta Jelang Pagi
-
OTT KPK di Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Peras Perangkat Daerah
-
Kabar Duka, Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia
-
Kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Terciduk OTT KPK
-
KPK Pastikan Kembangkan Kasus Suap Impor Bea Cukai, Tunggu Fakta Persidangan
-
Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Partai Apa? Ini Kronologi Kena OTT KPK
-
Ma'ruf Cahyono Terancam Dijerat TPPU, Uang Gratifikasi Dipakai Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak
-
Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete
-
Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran