Suara.com - Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto membuat surat edaran yang isinya mengajak warga Jakarta untuk memilih Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu, Ridwan Kamil (RK)-Suswono. Dalam surat itu, Prabowo tak mengatasnamakan presiden, melainkan Ketua Umum Partai Gerindra dalam surat itu.
Terkait itu, pengamat politik Rocky Gerung menyayangkan apa yang sudah dilakukan Prabowo, mengeluarkan surat berisi jakan nyoblos RK-Suswono di masa tenang.
"Terlihat sedikit dipaksakan Pak Prabowo tiba ketika ujung di masa kampanye, awal minggu tenang ini," ujar Rocky Gerung dikutip dari akun YouTube pribadinya Rocky Gerung Official, Selasa (26/11/2024).
Rocky Gerung juga menyoroti kegentingan di Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus soal peluang kemenangan RK-Suswono yg mulai menurun. Sehingga kata dia, Prabowo harus pulang dari kunjungan kerja di luar negeri hanya untuk turun tangan mengajak awarga memilih paslon 01 di Pilkada Jakarta.
"Jadi kalkulasi para pemilih, kenapa Pak Prabowo akhirnya harus pulang dan membuat surat permintaan dukungan, kan mungkin sekali harus diterangkan sebagai keadan darurat, presiden pulang dari luar negeri mungkin belum selesi tugasnya karena harus pulang ke Jakarta," kata dia.
Selain itu Rocky Gerung juga menyoroti apa yang didukung Jokowi di Pilkada 2024 harus didukung oleh Presiden Prabowo Subianto. Sebut saja contohnya di Jakarta dan Jawa Tengah.
"Kita lihat semua yang didudukng Jokowi harus didiukung Pak Prabowo, itu terjadi di Jateng dan sekang di Jakarta, ada semacam pengkondisian suapaya duet Prabowo Jokowi harus menghasilkan kemennagan," kata dia.
Surat Prabowo
Sebelumnya beredar di media sosial surat edaran atas nama Presiden Prabowo Subianto mengajak warga Jakarta untuk memilih Pasangan Cagub dan Cawagub DKI Jakarta nomor urut satu, Ridwan Kamil (RK)-Suswono. Prabowo tak mengatasnamakan presiden, melainkan Ketua Umum Partai Gerindra dalam surat itu.
Prabowo menyebut Jakarta merupakan daerah yang memberi pengaruh besar pada Indonesia. Ia menilai pasangan RK-Suswono adalah pilihan terbaik untuk warga Jakarta lantaran rekam jejaknya.
"Mereka punya rekam jejak dalam kehidupan mereka yang begitu gemilang," ujar Prabowo.
Menanggapi surat itu, Ketua Tim Pemenangan RK-Suswono, Ahmad Riza Patria membenarkan surat itu dibuat oleh Prabowo. Namun, ia menyatakan pembuatan suratnya telah dilakukan sejak lama.
"Terkait dengan surat yang sudah disampaikan tadi itu yang kami mendapatkan informasi surat itu sudah lama dibuat bukan hari ini," ujar Riza di Kantor DPD Golkar DKI, Senin (25/11/2024).
Ia juga menyatakan surat itu tak sengaja disebar di masa tenang kampanye Pilkada ini. Menurutnya, surat itu hanya baru belakangan ini saja tersiar di media sosial.
"Dibuat bukan dibuat hari tenang tapi di masa kampanye, kebetulan saja mungkin sebagian kami baru tahu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Roy Suryo Bongkar Trik Licik Akun Fufufafa Hilangkan Jejak Digital Jokowi
-
Prabowo Bikin Surat Edaran Ajak Warga Jakarta Pilih RK-Suswono, Timses: Itu Sudah Lama Bukan Dibuat Hari Ini
-
Prabowo Tak Bisa Gunakan Hak Politik di Jakarta Meski Dukung RK-Suswono, Gibran Nyoblos di Solo
-
Wanti-wanti Prabowo Jaga Jarak, Pengamat Acungi Jempol buat Jokowi jika Bisa Mesra Selama 5 Tahun: Beliau Top
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!