Suara.com - Pakar telematika sekaligus mantan politikus Partai Demokrat, Roy Suryo, memberikan cara akun kaskus Fufufafa menghilangkan jejak dengan menjaga seolah-olah tidak ada yang dihapus. Akun tersebut diduga milik Gibran Rakabuming Raka.
Cara ini dinilai licik karena dapat memanipulasi bahwa postingan seakan-akan terlihat normal dan tidak ada kesalahan di dalamnya.
"Kata-kata yang memuat Pak Jokowi itu dihapus dan dia sekarang menghapusnya mungkin pakai konsultan juga ya, menghapusnya mulai agak licik, jadi kalau dulu mulai dari 5.100 postingan, dihapus 2.100 postingan, sehingga yang tersisa itu sekitar 2.900 postingan," kata Roy Suryo dalam wawancaranya bersama Abraham Samad di kanal Youtube Abraham Samad SPEAK UP dikutip Senin (25/11/2024).
Roy sebagai pakar telematika mempunyai metode lain yang dijelaskan dalam video berdurasi 49 menit tersebut.
"Saya kan punya metode lain, nah ini, bukan hanya kita lihat jumlah postingannya saja tapi ukuran keseluruhan byites-nya, jadi ibaratnya buku, saya nggak lihat hanya tebal halaman buku, karena kalau buku itu dicabut satu lembar kan keliatan, nah saya lihat ternyata buku itu lembarannya masih sama tapi ada beberapa hal di dalam lembaran yang dihapus, jadi kaya di tipe x kalau zaman dahulu," tutur Roy.
Selain itu, Roy juga memberikan contoh suatu cara yang dinilai licik untuk menghilangkan jejak digital di akun fufufafa.
"Ada suatu saat misalnya waktu itu saat Pak Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta, sempat marah-marah ketika sidak kok anak buah tidak ada di tempat, ya jelas, sidaknya jam setelah Jumatan, jadi dikalimat itu dia (akun fufufafa) menghapus kata Pak Jokowinya, tapi tidak menghapus jam dan waktunya," kata Roy.
Selain itu Roy Suryo juga sempat menyinggung sikap Ketua Umum Projo Budi Arie yang tidak mengakui bahwa Gibran adalah pemilik dari akun fufufafa.
Roy khawatir bahwa ini ada buying time yang akan menjadi kambing hitam atau ada seseorang yang akan dikorbankan.
Baca Juga: Anggap Jadi Wapres Cuma untuk Persiapan Pemilu 2029, Rocky Gerung: Fungsi Gibran Itu Apa?
"Karena hari-hari ini sebenernya kalau netizen ikuti perkembangannya, sudah mulai akan dicoba 'mengkambing hitamkan saya', ada cewek Intan itu yang dari Bogor, yang tanpa ilmu sama sekali tiba-tiba bilang Roy Suryo tuh adalah fufufafa," kata Roy Suryo.
Perihal tuduhan Intan tersebut, Roy mengaku hanya tersenyum dan tidak melakukan apa-apa disaat banyak yang mendukungnya untuk melaporkan wanita yang sudah menuduhnya tersebut.
"Saya tidak melakukan apa-apa bang, cuma saya senyumin saja, meskipun banyak banget kan temen-temen yang dorong untuk pidanakan saja," jelas Roy.
Selain wanita tersebut kata Roy, masih ada banyak orang yang menuduh bahwa dirinya adalah pemilik dari akun fufufafa.
"Nah, terus adalagi ibu-ibu yang pakai hijab, wah dia nantang-nantang, dia panggil-panggil nama senior seperti Karni Ilyas biar dia diundang di ILC," pungkas Roy
Roy menduga akan banyak sekali orang-orang yang dimunculkan untuk menyerang dirinya. [Moh Reynaldi Risahondua]
Berita Terkait
-
Wanti-wanti Prabowo Jaga Jarak, Pengamat Acungi Jempol buat Jokowi jika Bisa Mesra Selama 5 Tahun: Beliau Top
-
Jokowi Absen di Kampanye Akbar karena Tahu RK-Suswono Bakal Keok di Jakarta? Pakar: Daripada Dia Malu
-
Blak-blakan Jokowi di Pilkada Disebut Jadi Bukti Pamornya Turun: Gak Bisa Main Belakang Lagi
-
Anggap Jadi Wapres Cuma untuk Persiapan Pemilu 2029, Rocky Gerung: Fungsi Gibran Itu Apa?
-
Cara Baru Fufufafa Bersih-Bersih Akun Makin Licik, Roy Suryo: Dia Hapus Kata Jokowi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin