Suara.com - Beredar surat ajakan kepada warga Jakarta untuk memilih pasangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO). Surat itu bertanda tangan Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Partai Gerindra.
Surat itu beredar sejak Senin (26/11/2024) di aplikasi WhatsApp dan ada juga di media sosial X. Surat itu berisi tentang ajakan Prabowo kepada masyarakat Jakarta untuk memilih cagub-cawagub nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono.
"Saya H Prabowo Subianto selaku Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai GERINDRA mengimbau, menganjurkan dan memohon kepada saudaraku yang kuhormati dan kubanggakan untuk menggunakan kekuasaan, kedaulatan yang ada di tanganmu. Bantulah negaramu, bantulah bangsamu, gunakan hak pilihmu untuk memenangkan pasangan nomor urut 1 (satu) H. M. RIDWAN KAMIL - H. SUSWONO (RIDO) sebagai gubernur dan wakil gubernur Jakarta 5 tahun mendatang," ujar Prabowo dalam surat tersebut sebagaimana dikutip, Senin (25/11/2024).
Prabowo meyakini, RK-Suswono merupakan putra Indonesia terbaik. Dia juga mengakui keduanya memiliki rekam jejak yang gemilang.
"Sudah menunjukkan dan menghasilkan karya-karya dan pemikiran-pemikiran besar untuk Rakyat Indonesia," kata Prabowo.
Prabowo mengatakan, Pilkada 2024 yang jatuh pada Rabu 27 November merupakan kesempatan bagi warga Jakarta memilih pemimpin yang baik.
Pilihan tersebut, kata dia, tak hanya berdampak baik bagi Jakarta. Namun juga demi masa depan bangsa.
"Anda adalah ujung tombak bangsa dan negara sekarang, apa yang terjadi di Jakarta akan mempengaruhi seluruh Indonesia," katanya.
Apa Kata Timses RK-Suswono?
Menanggapi beredarnya surat ajakan dari Prabowo itu, Ketua Tim Sukses (Timses) Ridwan Kamil-Suswono, Ahmad Riza Patria mengklaim bahwa surat itu dibuat saat masa kampanye, alias sudah lama dibuat sebelum masa tenang.
"Dibuat bukan dibuat hari tenang, tapi di masa kampanye. Kebetulan saja mungkin sebagian kita baru tahu," kata Ahmad Riza Patria di Kantor DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2024).
Diketahui, hingga Selasa (26/11/2024), surat tersebut ramai jadi pembicaraan pengguna media sosial, salah satunya di X.
Berita Terkait
-
Adu Mentereng Larry the Cat vs Bobby Kertanegara, Ada yang Pernah Mengencingi Tas Tamu
-
Rocky Gerung Soroti Keadaan Darurat Sampai Prabowo Sebar Surat Minta Warga Jakarta Nyoblos RK-Suswono
-
Raffi Ahmad Unggah Surat Dukungan Prabowo untuk Ridwan Kamil, Berujung Dihapus
-
Gelar Doa Bersama di Masa Tenang, Timses RK-Suswono: Daripada Pasang Billboard
-
JRMK Sebut Mencoblos Semua Kandidat di Pilgub Jakarta Juga Bagian dari Hak Politik Warga
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah