Suara.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu, Ridwan Kamil, menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Jawa Barat 2024 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 023, Ciumbuleuit, Cidadap, Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/11/2024). RK mencoblos sesuai domisili tempat tinggalnya.
Pantauan Suara.com, RK berjalan dari rumahnya yang tak jauh dari TPS dengan jarak sekitar 75 meter. Ia turut didampingi istrinya, Atalia Praratya.
Kedatangan eks Gubernur Jawa Barat ini disambut heboh para tetangganya. Mereka langsung melambaikan tangan ke arah RK sambil merekam momen ini menggunakan ponselnya.
Di antara tetangganya itu, ada salah satu yang meneriaki RK pendukung klub sepak bola Persija Jakarta, Jakmania. Namun, pria itu terlihat senang dan tersenyum sambil mengepalkan tangan ke arah RK.
"Jakmania, Jakmania," ujar pria itu.
Sementara, ada juga ibu-ibu lainnya yang mendoakan agar RK menang dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat (Jabar).
"Pak menang ya, semoga menang pak," kata ibu-ibu lain.
Di TPS, RK disambut oleh panitia Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang sudah menanti. RK dan Atalia langsung melakukan registrasi dan menyerahkan undangan menggunakan hak pilih.
Setelah itu, nama Atalia dan RK dipanggil secara berurutan. Keduanya langsung masuk ruangan kelas di bangunan sekolah yang di dalamnya telah disiapkan bilik suara.
Baca Juga: Cek Fakta: Andika-Hendi Borong Sembako untuk Serangan Fajar?
Selang 2 menit mencoblos, RK dan Atalia keluar dan melempar senyum ke arah awak media sambil menunjukkan kertas suara.
Terakhir, keduanya menempelkan jari di tinta tanda sudah melakukan pemilihan dan langsung kembali ke rumah.
Sebelum berangkat ke TPS, RK sempat ditanya siapa yang akan dipilih dalam Pilkada Jabar itu tapi tak mau menjawab.
"Kan Rahasia ya, jadi yang penting harapannya adalah pemimpin yang terbaik itu yang menjadi takdirnya, siap menang harus siap kalah," ujar RK di kediamannya.
Ia pun berharap kepala daerah Jabar terpilih mampu melanjutkan segala program baik dan prestasi saat dirinya memimpin.
"Kalau Jawa Barat nanti, yang terpilih semoga sama melanjutkan prestasi, hal-hal baik saat saya memimpin Jawa Barat, yang kurang-kurang silakan disempurnakan. Dibangun konsep-konsep baru sesuai dengan konteks 5 tahun ke depan yang tentu berbeda dengan lima tahun ke belakang," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tanggal Pilkada 2024 Dikaitkan Keyakinan Klenik Jokowi: Lagi-lagi Rabu Pon
-
Didampingi Pramono-Rano, Megawati Nyoblos Bareng Prananda dan Puan untuk Pilkada Jakarta di Kebagusan
-
Datang ke TPS Naik Vespa Sambil Bonceng Nagita Slavina, Raffi Ahmad Gaungkan Pilkada Damai dan Riang Gembira
-
El Rumi Nyoblos Sendirian, Ahmad Dhani Masih Molor!
-
Cek Fakta: Andika-Hendi Borong Sembako untuk Serangan Fajar?
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Forum PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Paling Lambat Agustus 2026, Ini Alasannya
-
Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah
-
Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money
-
Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi
-
Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini
-
Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi
-
Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas
-
Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia