Suara.com - Di Lebanon, lebih dari 900.000 orang meninggalkan rumah mereka dalam beberapa minggu terakhir, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, saat Israel menggempur negara itu, dengan fokus khusus pada basis Hezbollah.
Juru bicara parlemen Lebanon Nabih Berri meminta para pengungsi untuk kembali ke rumah mereka meskipun ada kehancuran.
"Saya mengundang Anda untuk kembali ke rumah Anda... kembali ke tanah Anda," kata Berri, yang memimpin negosiasi atas nama sekutunya Hezbollah.
Perdana Menteri Najib Mikati mendesak Israel untuk menghormati ketentuan gencatan senjata dan mengatakan Lebanon sedang membalik halaman pada salah satu fase paling menyakitkan yang pernah dialami warga Lebanon dalam sejarah modern mereka.
Juru bicara militer Israel Daniel Hagari mengatakan: "Kami mengendalikan posisi di selatan Lebanon, pesawat kami terus terbang di wilayah udara Lebanon."
Ia menambahkan bahwa Israel menangkap tersangka dan membunuh teroris pada hari Rabu.
Lebanon mengatakan sedikitnya 3.823 orang telah tewas di negara itu sejak baku tembak di perbatasan dimulai pada Oktober 2023, sebagian besar terjadi dalam beberapa minggu terakhir.
Di pihak Israel, permusuhan dengan Hizbullah telah menewaskan sedikitnya 82 tentara dan 47 warga sipil, kata pihak berwenang di sana.
Jam-jam terakhir sebelum gencatan senjata dimulai pada pukul 4:00 pagi (0200 GMT) pada hari Rabu adalah salah satu yang paling keras, terutama di Beirut, dengan serangan Israel menghantam daerah-daerah termasuk distrik komersial Hamra yang sibuk.
Hizbullah juga terus mengklaim serangan terhadap Israel hingga dimulainya gencatan senjata.
Militer Israel dan Lebanon sama-sama meminta penduduk desa-desa garis depan Lebanon untuk menghindari segera pulang.
Iran yang mendukung Hizbullah menyambut baik berakhirnya apa yang disebutnya agresi Israel di Lebanon, sementara Hamas mengatakan siap untuk gencatan senjata di Gaza.
Presiden AS Joe Biden akan meluncurkan upaya baru untuk mencapai gencatan senjata yang sulit dicapai dan kesepakatan pembebasan sandera untuk wilayah Palestina, kata penasihat keamanan nasionalnya.
Jake Sullivan mengatakan Biden berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tepat sebelum gencatan senjata dengan Hizbullah diumumkan pada hari Selasa dan mereka sepakat untuk mencoba lagi.
Netanyahu mengatakan gencatan senjata di Lebanon akan memungkinkan Israel untuk mengalihkan upayanya kembali ke Gaza, tempat ia berperang dengan Hamas sejak Oktober tahun lalu.
Berita Terkait
-
Pulang ke Puing: Warga Lebanon Kembali Setelah Gencatan Senjata Israel-Hizbullah
-
Israel Ajukan Banding soal Surat Penangkapan dari ICC, Prancis Yakin Netanyahu Punya Kekebalan
-
Serangan Udara Israel Tewaskan 6 Orang di Suriah, Wanita dan Anak-anak Terluka
-
Usai Gencatan Senjata, Hizbullah Tetap Waspada terhadap Serangan Israel
-
Susul Netanyahu, Pemimpin Junta Myanmar Juga Jadi Sasaran Surat Perintah Penangkapan ICC Atas Kekejaman pada Rohingya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui