Suara.com - Lembaga survei Saiful Mujani Research & Cunsulting (SMRC) merilis hasil exit poll terbaru yang menunjukkan dukungan alias endorsement dari Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Ke-7 RI Joko Widodo tidak ampuh untuk mendongkrak elektabilitas Cagub-Cawagub Jakarta nomor urut satu, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO).
Mengutip hasil exit poll SMRC per 27 November 2024, ada 50 persen pemilih Jakarta yang tahu Prabowo memberikan dukungan pada pasangan Ridwan Kamil-Suswono. Hampir sama dengan yang tahu Jokowi (48 persen) memberikan endorsement pada pasangan nomor urut satu tersebut.
Sedangkan, dari yang tahu dukungan Prabowo ke pasangan RK- Suswono, sebanyak 38 persen menilai tidak pantas seorang kepala negara mendukung salah satu pasangan calon gubernur. Sedangkan yang menilai pantas sebanyak 57 persen, dan 5 persen tidak menjawab.
"Sedangkan dari yang tahu endorsement Jokowi pada pasangan tersebut, 34 persen menilai tidak pantas mantan presiden mendukung salah satu pasangan calon gubernur tersebut, yang menilai pantas 62 persen, dan tidak menjawab 4 persen," tulis SMRC.
Direktur EksekuTf SMRC, Deni Irvani menunjukkan bahwa pada kelompok pemilih yang tahu endorsement Prabowo, elektabilitas RK-Suswono hanya 38 persen, tidak lebih tinggi atau malah cenderung sedikit lebih rendah dibanding yang tidak tahu, yakni 39 persen.
Hal serupa terjadi pada endorsement Jokowi. Ia mengatakan kelompok pemilih yang tahu endorsement Jokowi, elektabilitas RK-Suswono hanya 37 persen. Persentase itu tidak lebih tinggi atau malah cenderung sedikit lebih rendah dibanding pada yang tidak tahu sebesar 40 persen.
“Hasil analisis menunjukkan bahwa endorsement Prabowo dan Jokowi secara umum tidak berdampak positif terhadap elektabilitas RK-Suswono. Tidak ada bukti elektabilitas RK-Suswono menjadi lebih tinggi setelah di-endorse dua tokoh nasional tersebut,” kata Deni, Minggu (1/12/2024).
Berita Terkait
-
Jiplak Gaya Pencitraan Jokowi, Rocky Gerung Sindir Bantuan Wapres Gibran: Bagi-bagi Sembako Tugas Ketua RT!
-
Jahat Banget, RK Sedih Lihat Foto Almarhum Eril Ditempel di Surat Suara: Boleh Nge-bully Sesuka Hati, tapi Jangan Anak!
-
Cak Lontong Ungkap Inisial RK Pengirim Karangan Bunga ke Pramono-Rano: Bukan Ridwan Kamil, tapi...
-
Jubir RIDO Bantah Ridwan Kamil Kirim Karangan Bunga ke Pramono-Rano: RK-nya Mungkin Rano Karno
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
-
38 Ribu Jemaah Umrah Tertahan Akibat Konflik Timur Tengah, Rano Karno: Jalur Transit Berhenti Total
-
Jalur Minyak Dunia Terancam! Begini Upaya RI Bebaskan 2 Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz
-
Tensi Timur Tengah Memanas, Menlu Sugiono Telepon Menlu UEA hingga Prabowo Siap Mediasi ke Teheran
-
Drone Serang Militer Inggris Bukan dari Iran, Diduga Berasal dari Dekat Lebanon
-
Eks Kader PDIP Nina Agustina Resmi Gabung PSI, Perkuat Basis di Jawa Barat
-
Korban Jeffrey Epstein Dapat Ganti Rugi Rp550 Miliar
-
Cegah Perang Meluas, Macron Desak Netanyahu Batalkan Serangan Darat ke Lebanon
-
Warga Bisa Cek dan Perbaiki Data Bantuan Sosial Sendiri? Ini Cara Ampuh Lewat Aplikasi Cek Bansos!
-
Sudah Berjalan Bertahun-tahun! Bareskrim Gerebek Home Industry Kosmetik Bermerkuri di Cirebon