Suara.com - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menyebut jika para guru ASN dan honorer kena 'prank' atas ucapan Presiden Prabowo Subianto yang berjanji akan menaikkan gaji. Hal itu disampaikan FSGI setelah menemukan fakta jika kenaikan gaji hanya sebesar Rp500 ribu bagi guru honorer bersertifikasi.
Menurut Wakil Sesjen FSGI Mansur, sebetulnya tunjangan profesi sebesar Rp1,5 juta sudah dimiliki guru honorer bersertifikasi. Dari hitung-hitungan FSGI, ketika gaji guru dinaikkan menjadi Rp2 juta oleh pemerintah, maka guru honorer hanya menerima kenaikan gaji sebesar Rp500 ribu.
Tak hanya itu, para guru ASN juga disebut-sebut keliru dengan ucapan Prabowo karena mengira akan menerima dua kali lipat gaji pokok.
"Mungkin ini yang namanya 'prank' kenaikan gaji dari janji kampanye Prabowo-Gibran" bebernya lewat keterangan tertulis dikutip Suara.com, Selasa (3/12/2024).
FSGI menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada tambahan kesejahteraan maupun kenaikan gaji untuk guru ASN pada tahun 2025. Mansur menjelaskan bahwa sejak 2008 pemerintah telah memberikan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru ASN yang telah memperoleh sertifikat pendidik, sebesar 1 kali gaji pokok.
Hal tersebut juga berlaku bagi guru yang baru lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2024 yang akan memperoleh TPG sebesar 1 kali gaji pokok pada tahun 2025.
"Jadi jelas bukan merupakan tambahan kesejahteraan yang baru, bukan pula kenaikan gaji baru untuk seluruh guru," jelasnya.
Demikian pula tidak ada peningkatan tunjangan profesi untuk guru honorer pada tahun 2025, karena pada tahun-tahun sebelumnya sudah berlaku tunjangan profesi bagi mereka sebesar 1,5 juta. Bahkan apabila guru honorer mengurus dan mendapatkan SK Inpassing, maka nominal TPG menjadi 2 juta atau lebih, sesuai golongan yang setara ASN.
Hal itu sesuai dengan aturan Persesjen Kemendikbudristek No. 10 Tahun 2024 tanggal 14 Mei 2024, yang menyatakan TPG Guru Non ASN yang belum inpassing sebesar Rp 1,5 juta. Sedangkan guru yang telah mendapatkan SK Inpassing akan naik secara berkala sesuai yang tertera pada SK Inpassing.
Baca Juga: Di Depan Jajaran Kabinet, Prabowo Mendadak Terima Kasih ke Wapres Gibran, Apa Maksudnya?
"Jadi jelas bukan peningkatan yang baru tahun 2025, karena tahun-tahun sebelumnya sudah banyak guru non ASN yang mendapatkan TPG 2 juta setelah inpassing," ucap Mansur.
Penjelasan Istana
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi angkat bicara terkait adanya multitafsir terkait ucapan Prabowo soal kenaikan gaji guru. Hasan mengklaim Prabowo menambahkan anggaran sebesar Rp16,7 triliun untuk meningkatkan kesejahteraan guru.
"Itu jumlah yang sangat besar. Jadi total untuk kesejahteraan guru itu Rp81 triliun," kata Hasan di Kantor Presiden, Jakarta, Senin.
Dia mengeklaim tambahan Rp16,7 triliun sangat signifikan untuk menyesejahterakan hidup para guru.
"Setidaknya nanti di tahun 2025 akan ada tambahan. Ini setidaknya, padahal lebih banyak daripada ini. 600 ribu guru yang akan mendapatkan peningkatan kesejahteraan," kata Hasan.
Berita Terkait
-
Dipuji Kompak Bak Tim Sepak Bola, Menteri hingga Wamen Auto Ketawa Ngakak Dengar Prabowo Mau Tambah Retreat: Setuju?
-
Kuliti Motif Bantuan Wapres Gibran, Rocky Gerung Bedah Isi Hati Prabowo: 'Ya Gue Tahu Maksudnya'
-
Tepis Anggapan Jateng Bukan Lagi Kandang Banteng, PDIP Sindir Luthfi-Yasin: Jangan Bangga Dulu karena...
-
Jiplak Gaya Pencitraan Jokowi, Rocky Gerung Sindir Bantuan Wapres Gibran: Bagi-bagi Sembako Tugas Ketua RT!
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Drone Iran Hancurkan Pangkalan Pilot Militer AS di Saudi, Hantam 200 Personel
-
KPK Cecar Legal Lippo Cikarang Soal Pembelian Rumah Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara
-
Donald Trump Ngamuk-ngamuk ke Benjamin Netanyahu Usai Israel Serang Iran ke Daerah Ini
-
KPK Sebut Bos Maktour dan Eks Dirjen Haji Berpotensi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Populasi Dunia Tembus 8,2 Miliar, Studi Sebut Bumi Sudah Kelebihan Beban
-
Panas! Iran Tolak Gencatan Senjata Perang
-
BBM Batal Naik per 1 April 2026, Antrean SPBU Kembali Normal
-
China dan Pakistan Gabung Perang Timur Tengah! Beijing Masih Tahan Diri Kirim Bantuan ke Iran
-
Skandal Cukai Rokok, KPK Periksa Pengusaha Liem Eng Hwie Terkait Dugaan Suap di Bea Cukai
-
Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi