Suara.com - Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah, ternyata belum melaporkan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Hal itu disampaikan oleh anggota Tim Juru Bicara (Jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo.
"Yang bersangkutan (Gus Miftah) belum lapor (LHKPN)," kata Budi saat kepada wartawan, Rabu (4/12/2024).
Untuk itu, Budi mengingatkan Gus Miftah agar segera memenuhi kewajibannya melaporkan LHKPN.
Budi menegaskan bahwa batas waktu pelaporan LHKPN ialah 22 Januari 2025 lantaran dia harus menyampaikan paling lambat tiga bulan setelah dilantik sebagai Utusan Khusus Presiden.
"Kepatuhan LHKPN merupakan instrumen penting sebagai langkah awal pencegahan korupsi melalui transparansi harta kekayaan para penyelenggara negara," tegas Budi.
Sekadar informasi, polemik Gus Miftah muncul karena melibatkan pedagang es teh bernama Sunhaji sempat menjadi viral.
Dalam sebuah acara di Magelang Bersholawat pada November lalu, Gus Miftah menuai kritik karena dianggap memaki Sunhaji.
Berita Terkait
-
Tarif Manggung Niken Salindry 2024, Penyanyi yang Viral Borong Dagangan Penjual Es Teh
-
Disebut Tak Apple to Apple dengan Gus Miftah, Ini Pendidikan Ustaz Abdul Somad: Punya Banyak Gelar Internasional!
-
Kini Ditantang Jualan Es Teh Keliling, Masa Lalu Gus Miftah Dikuliti Netizen: Dulunya Susah, Senang Lupa Diri
-
Profil Ustadz Muhammad Fakhrurrazi Anshar: Janji Umrohkan Sunhaji yang Diolok-olok Miftah Maulana
-
Sowan ke Instagram Kiai Haji yang Asik Tertawa di Samping Gus Miftah saat Olok Pedagang Kecil
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
Terkini
-
Dirut KAI: Evakuasi KA Argo Bromo 100 Persen Rampung, KRL ke Cikarang Masih Dihentikan
-
Kisah Mantan Penjudi Takut Nonton Pertandingan Piala Dunia 2026, Kenapa?
-
Deretan Fakta Baru Penembakan Trump: Pelaku Naik Kereta dari LA, Senjata Dibeli dari 2023
-
Berapa UMR Jogja? Pengasuh Daycare Little Aresha Cuma Digaji Rp2 Jutaan Per Bulan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
BPDLH Luncurkan Skema Blended Finance, Dorong Pembiayaan Perhutanan Sosial Berkelanjutan
-
Amerika Serikat Protes Keras Iran Jadi Pemimpin Sidang Nuklir NPT, Menghina Perjanjian Internasional
-
Komut KAI Singgung Ulah Taksi Listrik Hijau dalam Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
-
Prabowo Perintahkan Investigasi Kecelakaan Kereta Bekasi, Siapkan Rp 4 T untuk Fly Over Perlintasan
-
Polisi Singapura Tangkap Sindikat Predator Digital Pembuat Konten Seksual Anak untuk Media Sosial