Sementara itu Analis Politik dari Universitas Andalas, Asrinaldi, menilai tumbangnya Golkar di sejumlah Pilkada belum bisa dikatakan karena pengaruh Bahlil sebagai ketua umum baru. Pasalnya, Pilkada ini banyak anomali-anomalinya.
"Saya pikir belum bisa dikatakan terkait dengan kepimpinan Bahalil ya karena ini kan proses pilkada yang banyak anomali dan kita tahu bahwa fenomena pilkada pada 2014 ini ya tidak ada bedanya dengan Pilpres yang mengendepankan aspek kekuatan-kekuatan di luar partai," kata Asrinaldi.
Ditambah lagi, kata dia, karakter masyarakat yang memang sudah jenuh serta mulai cerdas juga untuk memilih dengan tidak terpengaruh dengan endorsement.
"Walaupun di level tertentu juga ada ya Ini menggambarkan bahwa sebenarnya banyak faktor yang menentukan kalahnya partai politik dalam pilkada ini. Tidak hanya kepimpinan dari seorang ketua umum gitu tapi tentu dalam konteks Golkar sendiri ya baru beberapa bulan belum bisa kita katakan sebagai indikasi awal lemahnya kepimpinan Bahlil. Karena ini baru permulaan dalam konteks kontestasi. Kita lihat dalam beberapa bulan dan beberapa tahun ke depan ya terkait kepimpinan Bahlil ini," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bawa-bawa Persija Saat Kampanye, Foto Ridwan Kamil Pakai Jersey Persib Juara Viral: Kembali ke Setelan Pabrik!
-
Timses Pramono-Rano: Isu Legitimasi Pilkada Tak Berdasar
-
Ancang-ancang jika Paslon Lain Tolak Hasil Pilkada Jakarta, Cak Lontong Ngaku Pramono-Rano Siap Hadapi Gugatan di MK
-
Sebut Rendahnya Pemilih Bukan Cuma di Jakarta, Kubu Pramono-Rano Tepis Isu Konspirasi: Itu Mengada-ada
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi