Suara.com - Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Budi Gunawan menyebut, saat ini Indonesia dalam kondisi darurat narkoba. Indonesia bukan hanya menjadi taget pasar, melainkan menjadi produsen barang haram.
Hal itu, berkaca dari hasil pengungkapan narkotika yang ada di tanah air. Aparat kepolisian kini banyak menemukan laboratorium pembuatan narkoba.
“Indonesia dapat dikatakan dalam kondisi darurat narkoba. Indonesia sudah menjadi target pasar dan bahkan menjadi satu produsen narkoba di dunia,” kata Budi Gunawan, di Mabes Polri, Kamis (5/12/2024).
Pria yang akrab disapa BG ini juga mengatakan, pengguna narkotika didominasi oleh para temaja yang berusia antara 15-24 tahun.
BG mengatakan, tercatat uang perputaran hasil transaksi narkoba periode 2022 hingga November 2024 mencapai Rp 99 triliun.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, dalam periode 4 Oktober - 4 November 2024, Polri telah menangani 3.608 perkara tindak pidana penyalagunaan narkotika. Total ada sekitar 3.965 orang dijadikan tersangka.
Sementara itu, ada sebanyak 496 pengguna narkotika yang saat ini direhabilitasi oleh Kepolisian.
Sigit juga menyebut, dalam waktu sebulan terakhir polisi juga telah menyita barang bukti berupa sabu sebesar 1,192 ton, ganja 1,9 ton, pil ekstasi sebanyak 370.868 butir, kokain 251,3 gram, tembakau gorila 1.255.429 gram.
“Kemudian, narkoba jenis ketamin 190,4 gram, obat keras sebanyak 2.296.409 butir, happy five sebanyak 1.163.300 butir dan hashish seberat 132,9 kilogram,” kata Sigit.
Baca Juga: Berantas Narkoba dari Lapas, Bandar Narkoba yang Divonis Mati Bakal Segera Dieksekusi
Sigit juga menegaskan, jika pihaknya bakal menerapkan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam upaya memmiskinkan para bandar atau pengedar narkotika.
“Kami juga melakukan proses TPPU terkait dengan pengungkapan yang kami laksanakan khususnya terkait dengan pengedar besar,” tandas Sigit.
Berita Terkait
-
Berantas Narkoba dari Lapas, Bandar Narkoba yang Divonis Mati Bakal Segera Dieksekusi
-
Waspada! Polisi Gadungan Berkeliaran, Incar Warga Bermodus Tuduhan Narkoba
-
Ditangkap Warga saat Edarkan Sabu, DP Resmi Tersangka dan Terancam Dibui Seumur Hidup
-
Selain Dijebak Isa Zega, Lucinta Luna Dipaksa Ngaku oleh Oknum Polisi saat Terjebak Kasus Narkoba
-
Diam-diam Jaringan Fredy Pratama Masih Aktif Kirim Barang Haram ke Malaysia dan Indonesia
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026