Suara.com - Pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah saat ini tengah banyak menyita perhatian publik usai video dirinya mengolok-olok seorang penjual es teh di sebuah pengajian viral di media sosial.
Dalam cuplikan video viral yang beredar, nampak Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan itu seolah mempermalukan sang penjual es teh di tengah para jamaahnya hingga memakinya dengan kata-kata tidak pantas.
Sontak saja, warganet pun mengaku kecewa serta langsung mengecam aksi olok-olok Gus Miftah tersebut. Mereka menyebut, tak sepatutnya seorang pemuka agama sekaligus pejabat pemerintah menunjukkan sikap yang kurang etis di depan khalayak ramai.
Bahkan seorang pria memilih merobek stiker yang bergambar muka Gus Miftah lantaran kecewa dengan sikapnya. Seperti yang diunggah oleh akun Instagram @folkshitt. Terlihat dalam unggahan itu, pria berbaju kuning telah siap merobek stiker yang terpasang di bagian belakang truknya.
Tanpa ragu, ia dengan mudah melepas seluruh stiker yang terdapat muka Gus Miftah hingga hanya menyisakan tulisannya saja. Perekam juga mengatakan bahwa adat lebih penting daripada ilmu.
"Sobek pas mukanya aja sobek kalau tulisannya biarlah. Kalau bisa mukanya itu nah buang jauh-jauh," ucap perekam tersebut sembari tertawa.
"Adab lebih tinggi daripada ilmu, nah itu," pungkasnya.
Melihat video tersebut, warganet pun langsung memberikan berbagai komentarnya. Banyak yang mendukung aksi pria tersebut dan memberikan sindirannya kepada Gus Miftah.
"Saya pendukung Gus Miftah dan saya akan tetap mendoakan Gus Miftah dengan setulus hati semoga Gus miftah jadi penjual Es Teh (emoji tangan berdoa 2x)," cuit @it***ow.
"Mending pasang gambar upin ipin daripada dia (emoji ketawa 4x)," timpal @na***ny.
"Mantap, ganti stikernya bob Marley aja pak," imbuh @xi***20.
"ada yang komen gini " tanpa Miftah ga ada yg kenal bapak ini" tapi asal kalian tau karna adanya bapak ini kalian tau bagaimana karakter dan sifat dari seseorang.," ungkap @fd***20.
"Satu pria tersakiti semua pria merasakan kecuali agus," kata akun @te***dn.
Kontributor : Mira puspito
Berita Terkait
-
Abu Janda Usul Dharma Pongrekun Gantikan Posisi Gus Miftah: Pak Prabowo, Masalah Toleransi Perlu Atensi Khusus!
-
Gus Miftah Mundur, Prabowo: Tindakan Bertanggung Jawab dan Ksatria
-
Sejarah Panggilan Gus, Gelar yang Dinilai tak Pantas Disandang Gus Miftah
-
Gus Miftah Juga Pernah Samakan Yati Pesek dengan Hewan, Langsung Balik Kena Tegur: Kamu Itu Guru
-
Begini Potret saat Gus Miftah Mengundurkan Diri dari Utusan Khusus Presiden
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak
-
5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal
-
Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang
-
Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap
-
Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku
-
PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional
-
Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran
-
Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi
-
PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu