Suara.com - Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua, menyampaikan kritik mengenai pengisian jabatan di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Jakarta. Inggard menyoroti kurangnya perhatian terhadap ASN yang seharusnya diprioritaskan untuk naik pangkat dan mengisi kekosongan jabatan strategis.
Inggard menyarankan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta harusnya mengutamakan ASN yang sudah ada, daripada lakukan proses perekrutan kembali.
"Jangan terus seolah-olah ini diisi dari luar semuanya, Pak. Kalau dari dalam naik, kan berarti perubahan di bawah ini juga cepat naik. Tapi kalau semuanya diambil dari luar, maka kasihan dong yang di bawah," ujar Inggard saat rapat kerja bersama Kepala BKD di kantor DPRD Jakarta, Senin (9/12/2024).
Inggard mengungkapkan, banyak ASN berprestasi di Jakarta yang merasa terhambat dalam jenjang karier karena kebijakan rotasi jabatan yang dianggap tidak adil.
Ia menyebut, ASN yang sudah lama mengabdi sering kali kurang mendapat perhatian untuk promosi jabatan, meskipun memiliki kinerja baik.
"Saya banyak mendengar dari ASN-ASN yang di bawah, ingin juga pangkatnya ada kenaikan, ada golongannya kenaikan. Nah, ini kan sangat kasihan, padahal punya prestasi, tapi kurang perhatian," kata politisi Partai Gerindra tersebut.
Ia juga menyinggung masalah pergantian walikota yang dianggap tidak konsisten dan tidak sesuai dengan peraturan. Dia menyebut, ada walikota yang baru menjabat satu tahun sudah diganti, sementara yang lain bertahan hingga enam tahun tanpa alasan yang jelas.
"Dari PP (Peraturan Pemerintah) tidak boleh mengganti sembarangan. Tapi pada kenyataannya kan realita yang ada terjadi seperti ini," bebernya.
Inggard mendesak agar ada perbaikan dalam kebijakan rotasi jabatan di lingkup ASN, khususnya di DKI Jakarta. Ia berharap pejabat pemerintah lebih memperhatikan karier ASN lokal untuk menciptakan keadilan dan mendorong peningkatan kualitas layanan publik.
Baca Juga: Prabowo-Gibran 'Prank' Gaji Guru? FSGI Ungkap Fakta Gaji Guru Honorer Cuma Naik Rp 500 Ribu
"Kami mohon kiranya Pak Chaidir (Kepala BKD) kembali lagi untuk memperbaiki hal ini," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
UHC Pemda Palangka Raya Komitmen Bantu Terapi Tumbuh Kembang Anak: Terjamin JKN
-
Nutri-Level di Kemasan Makanan: Apa Saja yang Perlu Diketahui Sebelum Memilih?
-
Ray Rangkuti: Prabowo Subianto Berpotensi Jadi Presiden dengan Aktivis Paling Banyak Dipolisikan
-
Israel Tembak Mobil Pengangkut Air di Gaza, Kakak Beradik Tewas Mengenaskan
-
Pramono Klaim Jakarta Makin Digdaya: Ekonomi Melesat, Kemiskinan Turun, dan Belanja APBD Cetak Rekor
-
Operasi Serentak, Pemprov DKI Angkut 68 Ribu Ikan Sapu-Sapu dari Perairan Jakarta
-
Ancaman El Nino di Depan Mata, Pramono Siapkan Jurus Jaga Stok Beras hingga Daging
-
Feri Amsari Dilaporkan ke Polisi Usai Sebut Pemerintah Berbohong soal Swasembada Pangan
-
Usulan Gibran Soal Hakim Ad Hoc Dikritik, KontraS: Tak Ada di Aturan, Lebih Tepat Koneksitas
-
Di Tengah Tantangan Lingkungan, Bagaimana Industri AMDK Bertransformasi ke Arah Hijau?