Suara.com - Setiap tahun, Natal menjadi momen yang dinantikan oleh umat Kristiani di seluruh dunia, termasuk juga di Indonesia. Salah satu perayaan Natal yang selalu penuh dengan sukacita dan antusiasme adalah Natal Tiberias.
Di tahun 2024 ini, Gereja Tiberias Indonesia kembali menggelar perayaan Natal dengan tema yang menginspirasi umat untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan Yesus Kristus.
Apa itu Natal Tiberias?
Natal Tiberias merupakan sebuah perayaan tahunan yang diselenggarakan oleh Gereja Tiberias Indonesia. Dikenal dengan gaya ibadah yang khusyuk dan meriah, Natal Tiberias ini menggabungkan unsur doa, pujian, penyembahan, serta pengajaran firman Tuhan. Perayaan ini selalu diadakan dengan semangat untuk membawa umat Kristiani merasakan kehadiran Tuhan serta memperingati kelahiran Yesus Kristus sebagai Sang Juruselamat.
Setiap perayaan Natal Tiberias biasanya dilengkapi dengan acara-acara khusus, seperti kebaktian penyembuhan ilahi (healing service), pelayanan sakramen, hingga pertunjukan musik rohani yang megah. Banyak umat yang menjadikan Natal Tiberias ini sebagai kesempatan untuk memperbarui iman dan mengalami mujizat dalam hidup mereka.
Sebagaimana dilansir dari laman resmi Gereja Tiberias Indonesia, perayaan Natal Tiberias 2024 telah diadakan pada Sabtu, 7 Desember 2024, pukul 18.00 WIB. Sama halnya seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan keagamaan ini berlokasi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
- Acara: Ibadah Natal Tiberias 2024
- Hari/Tanggal: Sabtu, 7 Desember 2024
- Pukul: 18.00 WIB
- Lokasi: Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.
Untuk tahun 2024 ini, perayaan Natal Tiberias mengusung tema “Semua Yang Menerima-Nya, Diberi-Nya Kuasa untuk Menjadi Anak-Anak Allah”, di mana tema ini diangkat dari sebagaimana yang terdapat dalam Yohanes 1:12.
Perayaan pada acara tersebut diisi dengan penyalaan lilin Natal, malam kudus, Firman Tuhan, perjamuan kudus, minyak urapan, kesaksian mujizat. Selain itu juga ada perayaan yang turut dimeriahkan dengan pesta kembang api. Acara Natal Tiberias 2024 di GBK tersebut dipimpin dan dilayani oleh pendiri dan gembala Sidang Gereja Tiberias Indonesia Pdt Darnaiaty Pariadji. Selain itu, juga hadir Christmas Worship bersama Boanerges Worship, Tiberias Singers, Choirs Natal Tiberias & Orchestra.
Baca Juga: Buat Rumahmu Meriah! Berikut Surga Pernak-pernik Natal di Medan
Demikianlah informasi mengenai Natal Tiberias 2024 di GBK lengkap dengan jadwal, lokasi dan waktu perayaannya. Sayangnya, acaranya tersebut saat ini sudah berakhir.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!
-
Selain 18 Tahun Bui, Nadiem Dituntut Bayar Rp4,8 T: Tak Bayar Tambah 9 Tahun
-
Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998
-
Prabowo Murka! Bunga Pinjaman Orang Miskin 24 Persen, Pengusaha Besar Cuma 9 Persen
-
Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara
-
Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Chromebook!
-
Menhub Absen Karena Sakit, DPR Tunda Rapat Bahas Rentetan Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur
-
Kejagung Mulai Selidiki Dugaan Pengurusan Perkara yang Menyeret Aspidum Kejati Sumsel
-
Peringati Tragedi Mei 1998, Komnas Perempuan Ingatkan Sejarah Kelam Kekerasan Seksual Massal
-
Pemilahan Sampah di Jakarta Dinilai Butuh Sistem Data yang Lebih Terbuka, Mengapa?