Suara.com - Sistem seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) tahun 2025 resmi dibuka hari ini, pada Rabu (11/12). Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) membuat pembaruan dalam proses seleksi tahun 2025 dengan menambah kuota siswa eligible sebesar 5 persen bagi sekolah yang menggunakan sistem e-rapor pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Selain itu, siswa juga kini lebih leluasa untuk memilih hingga maksimal empat program studi pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Semua sekolah dan peserta wajib memiliki akun pada Portal SNPMB (https://portal- snpmb.bppp.kemdikbud.go.id). Sekolah yang sudah memilliki akun SNPMB lama tidak perlu membuat akun baru. Sementara itu, semua peserta, termasuk gap year, wajib membuat akun SNPMB baru.
Ketua Umum Tim Penanggungjawab SNPMB Eduart Wolok menyampaikan bahwa proses seleksi SNBP dimulai dengan pengisian data nilai rapor siswa oleh pihak sekolah melalui sistem Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
Adapun tahapan jalur SNBP bagi sekolah ialah sebegai berikut:
- 28 Desember 2024
Pengumuman Kuota Sekolah - 28 Desember 2024-17 Januari 2025
Masa Sanggah - 6-31 Januari 2025
Registrasi Akun SNPMB Sekolah, pemeringkatan siswa eligible, dan Pengisian PDSS - Adapun tahap jalur SNBP bagi siswa sebagai berikut:
- 13 Januari-18 Februari 2025
Registrasi Akun SNPMB Siswa - 4-18 Februari 2025
Pendaftaran SNBP oleh siswa eligible - 18 Maret 2025
Pengumuman Hasil SNBP - 4 Februari-30 April 2025
Masa unduh kartu peserta SNBP
Eduart mengingatkan kepada pihak sekolah maupun siswa untuk lakukan registrasi pada awal waktu untuk mencegah terjadinya kendala.
"Kami ingatkan, batas akhir registrasi itu pukul 15.00," ucap Eduart saat konferensi pers di kantor Kemen Diktisaintek, Jakarta.
Adapun tahapan jalur SNBT diawali dengan Registrasi Akun SNPMB Siswa pada 13 Januari-27 Maret 2025. Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan SNBT dilaksanakan pada 11-27 Maret 2025.
Pelaksanaan UTBK dilakukan dalam satu gelombang selama 10 hari dengan dua sesi per hari pada 23-30 April dan 2-3 Mei 2025. Pengumuman Hasil Seleksi Jalur SNBT dijadwalkan pada 28 Mei 2025. Kemudian Masa Unduh Sertifikat UTBK pada 3 Juni-31 Juli 2025.
Baca Juga: Pendaftaran SNPMB 2023 Ditutup Besok, Segera Lakukan Finalisasi Hingga Cetak Kartu
Peserta jalur SNBT wajib terlebih dahulu mendaftar dan mengikuti UTBK, yang menjadi dasar dalam proses seleksi SNBT. Setiap peserta hanya dapat mengikuti UTBK satu kali, dan hasilnya hanya berlaku untuk seleksi SNBT dan penerimaan PTN tahun 2025.
Tambahan Kuota Prodi Untuk SNBT
Dalam hal pemilihan program studi pada SNBT tahun 2025, peserta jalur SNBT diperbolehkan memilih maksimal empat pilihan prodi, terdiri atas dua pilihan program akademik (Sarjana) dan dua pilihan program vokasi (Diploma Tiga dan Diploma Empat atau Sarjana Terapan).
Eduart menyampaikan, kebijakan itu jadi hal baru karena SNBT 2024 sebelumnya siswa hanya boleh memilih tiga program studi.
Adapun pada 1 pilihan program studi dan 2 pilihan program studi, tidak terdapat perbedaan, yaitu peserta bebas memilih program studi apa pun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan
-
Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama