News / Nasional
Kamis, 12 Desember 2024 | 11:19 WIB
Siap Gelar Muktamar 2025, Mardiono Incar Kursi Ketum PPP Lagi Demi Pemilu 2029? (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Plt Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Mardiono memberikan responsnya soal dirinya akan mencalonkan menjadi ketua umum PPP atau tidak pada Muktamar PPP 2025 mendatang. 

Menurutnya, sebagai kader yang sudah lama di PPP dirinya tidak akan lari apabila diberikan kepercayaan. 

"Begini ya, rekan-rekan saya sampaikan. Saya ini menjadi kader sudah cukup ya, cukup lama ya, sudah 27 tahun ya dan saya bertahan. selama berproses saya menjadi kader selama 27 tahun ya saya ini tidak pernah punya ambisi ya untuk merebrut jabatan-jabatan, baik waktu saya di banten menjadi ketua wilayah, saya menjadi koordinator nasional, kemudian saya menjadi wakil umum. Tetapi saya tidak boleh lari sebagai seorang kader prajurit, kalau diberi tugas ya harus saya jalankan," kata Mardiono ditemui di Kawasan Ancol, Jakarta Utara, Rabu (11/12/2024) malam. 

Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) yang bertema “Konsolidasi dan Sukses Pemilu 2024”.

Kendati begitu, Mardiono mengaku masih akan melihat apakah akan ada dukungan untuk maju memimpin kembali PPP atau tidak. 

"Itu ya tentu karena Partai Persatuan Pembangunan adalah partai yang demokratis ya, yang dibangun dari akar rumput ya, termasuk di dalamnya rencana nanti muktamar. Yang rencana itu akan kami selenggarakan nanti diputuskan pada Mukernas Kamis besok itu. Insyaallah akan merumuskan kapan muktamar itu akan dilaksanakan, nah sehingga itu nanti akan diambil keputusan," ujarnya. 

Di sisi lain, ia menyampaikan, jika Muktamar tak hanya sekedar memilih Ketua Umum tapi juga membahas strategi ke depan partai. PPP ingin menang di Pemilu 2029 mendatang usai gagal di 2024. 

"Tetapi juga kami membangun sebuah fondasi melalui strategi-strategi politik bagaimana nanti untuk menghadapi pemilu tahun 2029. Tentu itu tujuannya," katanya. 

"Jadi muktamar itu sekali lagi saya garis bawahi, bukan hanya memilih pemimpin, bukan hanya memilih kepala umum, tetapi yang paling menjadi mendasar adalah bagaimana merumuskan sebuah program-program kerja untuk menjemput kemenangan nanti di 2029," sambungnya.

Baca Juga: Sebut Jhon LBF Bak Preman, Wamenaker Immanuel Ebenezer Siap Bekingi Septia: Saya Gak Peduli Siapa Dia!

Load More