Suara.com - Istri Thomas Trikasih Lembong (TTL) atau Tom Lembong, Franciska Wihardja, mengatakan bahwa dirinya dan keluarga berharap proses persidangan suaminya nanti akan mendapatkan hakim yang lebih adil, sehingga bisa mendapatkan keadilan sesuai fakta yang ada.
"Jadi kami berharap, dari keluarga juga sangat berharap bahwa Pak Tom akan mendapatkan hakim yang lebih adil dalam persidangan nanti," kata Franciska usai beraudiensi di Kantor Komisi Yudisial (KY), Jakarta, Kamis (12/12/2024).
Ia membeberkan, dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat nanti, diharapkan pengungkapan fakta-fakta persidangan bisa lebih transparan, sehingga kebenaran akan terungkap dengan sebenar-benarnya.
"Ya harapannya juga bisa lebih transparan semuanya, karena kami sangat mematuhi dan mengikuti hukum di Indonesia," ujar istri dari mantan Menteri Perdagangan 2015-2016 tersebut sebagaimana dilansir Antara.
Franciska menambahkan, dirinya juga berterima kasih kepada KY yang telah berinisiatif sendiri untuk memantau proses peradilan yang sudah dijalani beberapa pekan terakhir.
Semoga, tambah dia, KY juga memantau proses persidangan nanti secara aktif, sebagai bentuk menjaga proses peradilan yang sesuai dengan undang-undang atau aturan.
Komisi Yudisial (KY) menerima aduan tim kuasa hukum dari Thomas Trikasih Lembong (TTL) atau Tom Lembong, yang menjadi tersangka dalam kasus importasi gula di Kementerian Perdagangan (Kemendag) pada 2015–2016, pada Kamis.
Saat ini, Kejaksaan Agung (Kejagung) masih memeriksa sejumlah saksi dan ahli, sebelum melimpahkan kasus tersebut ke Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.
Hingga hari ini, jumlah saksi dan ahli yang telah diperiksa dalam kasus korupsi impor gula itu sebanyak 126 saksi dan tiga ahli.
Sementara itu, sebelumnya hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (Jaksel), Tumpanuli Marbun, telah menolak praperadilan yang diajukan Tom Lembong.
Berita Terkait
-
Kejagung Sudah Periksa 126 Saksi Terkait Kasus Tom Lembong, Bakal Ada Tersangka Baru?
-
Tulis Surat di Penjara, Tom Lembong Bongkar soal Ketidakadilan: Hidup di Tahanan Makin Membuka Hati Saya...
-
Kasus Impor Gula Tom Lembong, Terkuak Alasan Kejagung Periksa Pejabat Kemendag
-
Praperadilan Tom Lembong Ditolak Hakim, Kasus Impor Gula Lanjut ke Tipikor
-
Hakim tolak praperadilan Tom Lembong dalam kasus korupsi impor gula
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Remaja 17 Tahun di Cipondoh Dicekoki Miras Lalu Diperkosa, Pelaku Utama Masih Buron!
-
Maut di Balik Salaman Terakhir: Eks Menantu Dalangi Perampokan Sadis Lansia di Pekanbaru
-
Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak
-
5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal
-
Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang
-
Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap
-
Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku
-
PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional
-
Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran