"Bapak-Ibu sekalian yang saya hormati. Sepuluh ruas jalan plus satu jembatan di Provinsi Kalimantan Timur sepanjang 50,9 kilometer telah dibangun, dengan biaya Rp561 miliar. Dan, dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini saya resmikan Pelaksanaan Inpres Jalan Daerah di Provinsi Kalimantan Timur," kata Jokowi.
Pada hari yang sama, Jokowi melakukan Topping Off Hunian Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Personel Pertahanan Keamanan (Hankam).
Jokowi menyampaikan topping off untuk menunjukkan bahwa gedung-gedung yang tengah dibangun sudah setengah jadi dan hampir selesai.
"Ya, saya ke sini salah satunya untuk memastikan bahwa tower untuk ASN kita, untuk hankam itu bisa selesai tepat waktu. Nanti di bulan Juli akan selesai 12 tower, kemudian September 21 (tower) berarti 33 (tower), ditambah November, 14 (tower) berarti 47 (tower) selesai kira-kira di akhir November. Sehingga, pergeseran ASN ke sini dan hankam ke sini itu sudah bisa dimulai bulan Juli. Pelan-pelan ini, ini kerja masih jangka panjang tapi harus dimulai, dimulai, dimulai," tutur Jokowi.
April 2024
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Azwar Anas menyampaikan skenario pemindahan ASN ke IKN terus dimatangkan. Pemerintah telah menyiapkan kebijakan komprehensif untuk rencana pemindahan.
Pemindahan ASN dilakukan secara bertahap sesuai dengan penapisan atau filter untuk menjamin kinerja pemerintah dapat tetap berjalan dengan baik serta menyesuaikan dengan ketersediaan hunian di IKN. Juli 2024, direncanakan ada sejumlah menteri dan jajaran yang mulai pindah ke IKN.
“Juli sebagian menteri ada yang pindah, termasuk Pak Basuki [Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat],” kata Anas, Rabu (17/4/2024).
Pemindahan ASN secara lebih masif berdasarkan prioritas pemindahan dilakukan pada September 2024, setelah rangkaian Upacara Peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI.
Berdasarkan hasil penapisan yang telah dilakukan terhadap kementerian/lembaga (K/L), prioritas pertama pemindahan adalah 179 unit eselon I dari 38 K/L, prioritas kedua 91 unit eselon I dari 29 K/L, dan prioritas ketiga 378 unit eselon I dari 59 K/L. Anas menegaskan prioritas tersebut disesuaikan dengan kesiapan hunian dan fungsi minimal dari pemerintahan.
Baca Juga: Sejarah Pilkada di Indonesia, Prabowo Lontarkan Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD
Juni 2024
Presiden Jokowi menunjuk Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Wamen ATR/BPN Raja Juli Antoni sebaga Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara dan Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Senin (3/6/2024).
Penunjukkan tersebut menyusul pengunduran diri Bambang Susantono sebagai Kepala Otorita IKN dan Dhony Rahajoe selaku Wakil Kepala Otorita IKN. Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan Jokowi telah menerima surat pengunduran diri keduanya.
“Pada hari ini telah terbit Keputusan Presiden tentang pemberhentian dengan hormat Bapak Bambang Susantono sebagai Kepala Otorita IKN dan juga Bapak Dhony Rahajoe sebagai Wakil Kepala Otorita IKN disertai ucapan terima kasih atas pengabdian beliau-beliau,” kata Pratikno di Kantor Presiden, Jakarta.
Penunjukkan Basuki dan Antoni dalam status sebagai Plt ini agar segera untuk menjamin percepatan pembangunan IKN dengan sebaik-baiknya dengan visi semula.
Pada Rabu (5/6/2024), Jokowi kembali menyambangi kawasan IKN. Selain hadir dalam sejumlah agenda peletakan batu pertama, kehadiran Jokowi di IKN untuk meninjau langsung kesiapan lapangan untuk Upacara HUT RI Ke-79 pada 17 Agustus. Ia mengatakan bahwa lapangan akan selesai sekitar pertengahan Juli.
Berita Terkait
-
Pelantikan Pimpinan dan Dewas KPK Dipercepat, Nawawi Pomolango Ungkap Alasannya
-
Siang Ini Prabowo Lantik Muhidin Jadi Gubernur Kalimantan Selatan Gantikan Sahbirin Noor
-
Kaleidoskop 2024: Dessert Viral Sepanjang Tahun yang Guncang Media Sosial
-
Perbandingan Kekayaan Dedy Mandarsyah Vs Basuki Hadimuljono, bak Bumi dan Langit?
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Update Terkini ASN Pindah ke IKN Nusantara, Tahap Awal Mulai Dilaksanakan?
-
Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
-
Tito Karnavian Resmikan Huntara Agam, Dorong Percepatan Bantuan dan Validasi Data Korban Bencana
-
Peluang Bonus Demografi, Wamen P2MI Sebut Gejolak Global Belum Surutkan Permintaan PMI
-
Menteri Trenggono Pingsan Saat Pimpin Upacara Pelepasan Korban Pesawat ATR
-
Update Terbaru Kenaikan Gaji PNS, PPPK, dan TNI-Polri Tahun 2026
-
Update Banjir Jakarta Minggu Pagi: 19 RT Masih Terendam, Ratusan Warga Bertahan di Pengungsian
-
Lawatan Selesai, Ini Rangkuman Capaian Strategis Prabowo di Inggris, Swiss dan Prancis
-
Laba Triliunan, Sinyal Tersendat: Paradoks IndiHome di Bawah Raksasa Telekomunikasi
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM