Suara.com - Presiden Prabowo Subianto akan memberikan amnesti kepada 44 ribu narapidana. Warga binaan yang akan diberikan pengampunan adalah mulai dari narapidana UU ITE, terkait politik, hingga kasus Papua.
Menanggapi hal ini, Rocky Gerung mengatakan bahwa kabar pemberian amnesti ini adalah kabar baik.
Bahkan pihaknya menilai bahwa kini Presiden Prabowo sudah menunjukkan bahwa dirinya paham dan tahu apa itu arti demokrasi.
“Ya, tentu itu berita bagus untuk para pengkritik pemerintah,” ujar Rocky, dikutip dari kanal youtubenya, Senin (16/12/24).
“Karena Keputusan dari Presiden Prabowo ini menunjukkan bahwa dia tahu apa itu demokrasi, dan hak pertama di dalam upaya untuk mewujudkan nilai-nilai sipil adalah dengan menghormati hak masyarakat sipil untuk memberi kritik,” tambahnya.
Rocky Gerung menilai jika anggapan-anggapan sebagai tukang kritik pemerintahan hingga penghina kekuasaan direzim pemerintahan Jokowi, kini diubah 360 derajat oleh Presiden Prabowo.
“Jadi kalau akan ada Amnesti terhadap mereka yang di rezim pemerintahan Pak Jokowi, dianggap sebagai tukang kritik atau dianggap sebagai penghina kekuasaan,” ucapnya.
“Dengan mudah kita tahu bahwa anggapan-anggapan yang sebelumnya didelikan sebagai kriminal oleh rezim Jokowi, sekarang diubah dengan pemberian amnesti oleh Prabowo,” tandasnya.
Sebelumnya, Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai menerangkan bahwa Keputusan Prabowo ini merupakan Keputusan politik yang humanis dan berlandaskan pada HAM.
Baca Juga: Prabowo Kerahkan 15 Ribu Petugas buat Amankan Jaringan Internet di Libur Nataru
“Terkait amnesti ini, salah satu yang menjadi pertimbangan adalah aspek kemanusiaan dan semangat rekonsiliasi,” Ujar Pigai dalam siaran pers, Minggu (15/12/24).
Pigai juga mengatakan bahwa Kementerian HAM nantinya akan berkomitmen memberikan perhatian khusus pada ribuan narapidana yang diberikan amnesti oleh Prabowo.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi