Suara.com - Sebuah video diunggah akun kanal YouTube Kopi Politik baru-baru ini viral, lantaran memberikan informasi bahwa Program lapor Mas Wapres Gibran Rakabuming Raka ditutup.
Pada informasi unggahan itu mengklaim bahwa Presiden RI Prabowo Subianto Meradang dan langsung mengambil keputusan untuk program lapor mas wapres Gibran ditutup.
Berikut Narasinya:
"PRABOWO MERADANG !! PROGRAM LAPOR MASWAPRES GIBRAN AKAN DITUTUP," tulis dalam judul.
"Breaking News, Lapor Maswapres Ditutup? Prabowo meradang lapor maswapres Gibran tak berguna," tulis pada tumblar.
Namun Apakah Benar Klaim Tersebut?
Penjelasan:
Setelah dilakukan penelusuran Tim Cek Fakta Suara.com, kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “program lapor mas wapres dihapus” ke mesin pencarian Google.
Hasilnya, tidak ditemukan informasi resmi mengenai penutupan program Lapor Mas Wapres.
Baca Juga: Prabowo Tunjukkan 'Taring' Indonesia di Mata Dunia
Tim kami juga kemudian menelusuri sampul foto video itu lewat Google Lens dan tidak menemukan gambar serupa.
Potret dalam tumblar merupakan hasil suntingan atau manipulasi dari gabungan sejumlah gambar, salah satunya berasal dari unggahan instagram “prokaltengdotco” pada Desember 2024 dengan narasi ‘Perintah Prabowo untuk Menteri : Pecat Pejabat Tak Bekerja Keras’.
Video berdurasi 10 menit 12 detik tersebut hanya menampilkan cuplikan dari beberapa peristiwa berbeda yang tidak berkaitan.
Menelusuri narasi yang dibacakan narator dengan mesin pencarian Google. Hasilnya, diketahui narator membacakan artikel “Udah Kena Marah Sama Wowo’, Sinyal Layanan Lapor Mas Wapres Gibran Ditutup?” yang tayang di laman ayoindonesia.com pada November 2024.
Artikel tersebut membahas komentar warganet atas dinamika pelaksanaan program Lapor Mas Wapres. Tidak ada pernyataan resmi yang menyebutkan pelayanan ittu ditutup.
Kesimpulan:
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
Terkini
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK
-
Kapolres Ngada Ungkap Kematian Bocah 10 Tahun di NTT Bukan Akibat Ingin Dibelikan Buku dan Pena
-
Pramono Optimis Transjabodetabek Rute Soetta Bakal Diserbu: Bayar Rp3.500, Siapa yang Nggak Mau?
-
Wamenko Otto Hasibuan Sebut Korporasi Kini Jadi Subjek Hukum Pidana, Dunia Usaha Wajib Adaptasi
-
Kepala Pajak Banjarmasin Mulyono Kena OTT KPK, Modus 'Main' Restitusi PPN Kebun Terbongkar
-
Terungkap! Abraham Samad Akui Diajak Menhan Sjafrie Bertemu Prabowo di Kertanegara
-
Kala Pramono Tawarkan Bantuan Armada Sampah untuk Tangsel ke Andra Soni
-
Abraham Samad Ungkap Pertemuan dengan Prabowo: Soal Perbaikan IPK Tidak Boleh Omon-omon