Suara.com - Sebuah akun X dengan nama “H4T14K4LN4L42” mengunggah video yang disertai narasi yang menyebutkan bahwa Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita aset milik menantu dan Putra Jokowi, Bobby Nasution dan Kaesang Pangarep pada Rabu (12/12/2024).
"Sita aset kaki tangan keluarga Mulyono" narasi dalam video tersebut.
Video tersebut kemudian menjadi viral, dengan lebih dari 30.000 tayangan, sekitar 700 kali dibagikan ulang, dan mendapat lebih dari 1.300 tanda suka serta lebih dari 50 komentar.
Tim pemeriksa fakta Mafindo (TurnBackHoax) lantas melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap video tersebut.
Melalui pencarian menggunakan Google Lens, diketahui bahwa video serupa telah diunggah oleh kanal YouTube Official iNews dengan judul "Kejagung Sita Rp372 M di Kasus Korupsi Duta Palma, Diambil dari 2 Tempat" pada Oktober 2024.
Video ini merupakan dokumentasi Kejagung yang sedang melakukan penyitaan aset terkait dengan kasus tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan PT Duta Palma Group, dengan total nilai penyitaan sebesar Rp372 miliar.
Adapun hingga saat ini, tidak ada sumber terpercaya yang menyatakan bahwa Kejagung telah menyita aset-aset milik keluarga Jokowi.
Kesimpulan
Narasi dalam video yang diunggah oleh akun X “H4T14K4LN4L42” yang menyebutkan penyitaan aset milik Bobby Nasution dan Kaesang Pangarep adalah konten yang menyesatkan.
Video tersebut sebenarnya berkaitan dengan kasus korupsi yang tidak ada hubungannya dengan kedua tokoh tersebut, melainkan dengan kasus PT Duta Palma. Oleh karena itu, informasi dalam unggahan tersebut merupakan hoaks yang dapat menyesatkan publik.
Baca Juga: Digugat Imbas PSN PIK 2, Jokowi hingga Aguan Dituntut Ganti Rugi Rp612 Triliun
Berita Terkait
-
Digugat Imbas PSN PIK 2, Jokowi hingga Aguan Dituntut Ganti Rugi Rp612 Triliun
-
Lukisan Diduga Mirip Jokowi Dianggap Terlalu Vulgar, Pameran Tunggal Yos Suprapto Dibatalkan Galeri Nasional
-
Perdana Dibredel Era Prabowo, Pameran Yos Suprapto Dilarang Tampil di Galeri Nasional: Ada 5 Lukisan Mirip Jokowi
-
Bikin Konten Reaksi Video Viral Ibu-ibu, Jokowi Disentil Nessie Judge: Selamat Datang Pak!
-
Jokowi Sebut 'Waktu yang Akan Menguji' Usai Dipecat, PDIP Merespons: Beliau Bukan Orang Loyal
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
Terkini
-
Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19
-
Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!
-
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru
-
Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan
-
3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel
-
Datang ke KPK, Gus Ipul Jelaskan Alasannya Pakai Mobil Listrik RI 27