Suara.com - Setelah mendapatkan serangan dari Israel, Yaman nampaknya tidak tinggal diam, mereka langsung melancarkan serangan ke pusat Israel di Tel Aviv.
Mengejutkan mungkin, rudal yang dikirim Yaman ke Tel Aviv itu tembus karena gagal dicegat oleh Israel.
Informasi itu pun diakui Juru bicara militer Israel berbahasa Arab Avichay Adraee.
Bahkan, dia juga menyampaikan sirene telah berbunyi di seluruh Israel tengah selama satu jam terakhir, setelah rudal dari Yaman tembus.
Rekaman yang dipublikasikan penyiar publik Israel Kan dilaporkan menunjukkan rudal menghantam Tel Aviv.
Sejauh ini belum ada korban yang dilaporkan. “Sirene telah diaktifkan di seluruh Israel tengah setelah rudal balistik ditembakkan ke kota Tel Aviv dari Yaman,” ungkap militer Israel dilansir dari Times of Israel.
Sebelumnya, sembilan orang terbunuh saat Israel melancarkan serangan ke pembangkit listrik, pelabuhan, dan fasilitas minyak Yaman sehingga meningkatkan konflik antara Houthi dan Israel.
Saluran TV Al-Masirah yang berafiliasi dengan Houthi pada Kamis (19/12) melaporkan bahwa serangan Israel di Al-Hudaydah menyebabkan sembilan orang tewas dan tiga lainnya terluka.
Al-Masirah sebelumnya melaporkan bahwa serangan itu mengenai dua pembangkit listrik di ibu kota Yaman, Sanaa, serta menyebabkan kerusakan atas fasilitas minyak dan pelabuhan Al-Hudaydah.
Sementara itu, kantor berita Saba yang dikelola Houthi sebelumnya mengatakan bahwa pesawat-pesawat tempur Israel melakukan enam serangan ke dua pembangkit listrik di Sanaa selatan dan utara.
Enam serangan lainnya yang dilancarkan Israel ke Al-Hudaydah menghantam pelabuhan dan menewaskan beberapa orang.
“Musuh melancarkan empat serangan agresif yang menargetkan pelabuhan … dan dua serangan yang menargetkan fasilitas minyak,” kata Al Jazeera mengutip saluran TV Al-Masirah.
Dalam pernyataannya, kelompok Houthi mengatakan pihaknya telah menembak dua "target militer yang spesifik dan sensitif" dengan rudal balistik hipersonik di wilayah Jaffa dekat Tel Aviv di Israel tengah.
Tentara Israel mengonfirmasi bahwa sebuah rudal ditembakkan dan dicegat, dan bahwa puing berjatuhan dekat kota Ramat Gan -- tak jauh dari ibu kota Israel, Tel Aviv.
Sementara itu, juru bicara militer Israel Daniel Hagari mengatakan melakukan serangan ke infrastruktur energi dan pelabuhan karena diduga digunakan Houthi untuk membantu kegiatan militer kelompok itu melawan Israel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Iran Siap Tarik Biaya Layanan Kapal
-
WNI Disandera di Mediterania, PB SEMMI Desak Presiden Prabowo Hubungi Langsung Netanyahu
-
Kebon Pala Kembali Terendam Banjir 1,4 Meter, Warga Pilih Bertahan di Lantai Dua
-
10 Menteri Luar Negeri Dunia Kecam Serangan Israel Flotilla Gaza: Pelanggaran Hukum Internasional
-
Dorrr! Penembakan Terjadi di Islamic Center San Diego Amerika, Ada Korban WNI?
-
WNI Ditangkap Tentara Israel di Mediterania, KSP Dudung Minta Kemlu Tempuh Jalur Diplomasi
-
RI Gunakan Saluran Komunikasi, Desak Israel Bebaskan 2 Jurnalis dan 9 Aktivis Indonesia
-
Eks Wamenaker Noel: Saya Lebih Banyak Selamatkan Uang Rakyat Dibanding KPK!
-
Gudang Kardus 1.000 Meter di Cengkareng Ludes Terbakar, 3 Orang Dilarikan ke RS!
-
Iwakum Desak Pemerintah Lindungi 4 Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel dalam Misi Gaza