Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha untuk bergabung sebagai mitra dalam Program Makan Bergizi Gratis, yang dimulai pada Senin (6/1/2025). Lantas, pendaftaran mitra Makan Bergizi Gratis apakah bayar?
Pendaftaran untuk menjadi mitra dapat dilakukan secara online melalui situs resmi BGN, dan yang perlu diperhatikan, tidak ada biaya administrasi yang dikenakan kepada pendaftar. Artinya, jika ada oknum yang meminta tarif atau bayaran ketika melakukan pendaftaran mitra Makan Bergizi Gratis itu adalah sebuah tindakan penipuan.
Program Makan Bergizi Gratis bertujuan untuk menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan keluarga kurang mampu.
Meskipun pendaftaran untuk menjadi mitra Makan Bergizi Gratis tidak dikenakan tarif, tapi terdapat beberapa syarat dan ketentuan yang wajib dipenuhi. Untuk lebih jelasnya, simak persyaratan dan cara pendaftarannya berikut ini.
Syarat Menjadi Mitra Program Makan Bergizi Gratis
BGN menetapkan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon mitra agar program ini dapat berjalan dengan sukses dan sesuai tujuan. Berikut adalah persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon mitra:
1. Status Legal yang Sah
Mitra harus memiliki status hukum yang jelas, seperti berbadan hukum atau mendapatkan rekomendasi resmi dari lembaga yang terpercaya.
2. Komitmen Berkelanjutan
Baca Juga: Agar Anak Terbiasa Santap Menu MBG, Orang Tua Diminta Ajari Pola Makan Sehat di Rumah
Calon mitra diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berkelanjutan, baik dalam bentuk pendanaan, fasilitas, maupun sumber daya manusia yang dibutuhkan.
3. Keselarasan Visi dengan BGN
Pihak yang ingin bergabung sebagai mitra harus memiliki visi yang sejalan dengan BGN, yaitu mewujudkan masyarakat yang sehat melalui pemberian gizi yang optimal.
4. Perencanaan Lokasi dan Sasaran
Calon mitra diharapkan dapat menyediakan informasi yang jelas mengenai lokasi operasional dan kelompok sasaran yang akan mendapatkan manfaat dari program ini, seperti sekolah atau panti sosial.
Cara Daftar Jadi Mitra Program Makan Bergizi Gratis
Berita Terkait
-
Agar Anak Terbiasa Santap Menu MBG, Orang Tua Diminta Ajari Pola Makan Sehat di Rumah
-
Sayur Tak Dihabiskan, Anak SD Ini Review Rasa Makan Bergizi Gratis: Eneg
-
Porsi Nasi MBG Kebanyakan Buat Anak SD, Makanan Jadi Mubazir
-
Pengakuan Murid Tak Boleh Sebar Foto Menu Makan Bergizi Gratis, Diancam Dapat Sanksi
-
Tak Ada Susu di Menu Makan Bergizi Gratis, Warganet Singgung Gibran: Dulu Rajin Bagi-bagi...
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan