Suara.com - Ketua Ikatan dokter Indonesia (IDI) dr. Adib Khumaidi menyebut program makan bergizi gratis (MBG) memang perlu dilakukan untuk menangani persoalan stunting serta meningkatkan kesehatan ibu hamil. Menurutnya, makan gratis yang dibagikan itu sudah seharusnya bertujuan untuk meningkatkan status gizi masyarakat.
"Yang penting harus dikedepankan adalah makan gratis ini adalah satu upaya kita bersama. Jadi ini bukan hanya dilihat dari sebuah upaya untuk menjawab janji Presiden Prabowo saja, tapi ini adalah tugas tanggung jawab kita bersama untuk mendukung upaya yang sudah dilakukan oleh pemerintah dan ini perlu kolaborasi," kata Adib dalam konferensi pers virtual, Rabu (8/1/2025).
Adib juga menyampaikan, pemberian MBG wujud dari upaya pencegahan penyakit pada masyarakat. Dengan konsumsi makanan bergizi secara konsisten, diharapkan status kesehatan masyarakat membaik. Sehingga angka kesakitan kita ditekan lebih rendah. Juga mencegah bertambahnya anak-anak yang mengalami stunting di masa depan.
"Hal ini adalah satu upaya negara untuk kemudian semakin memperkuat upaya preventif-promotif sebenarnya. Jadi kita enggak terkonsentrasi hanya masalah kuratif. Karena kalau kita berhasil pada masalah kuratif, maka kita nanti akan hanya fokus pada menunggu orang itu sakit. Paradigmanya harus kita rubah menjadi paradigma itu paradigma sehat," paparnya.
Pelaksanaannya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat maupun pemerintah daerah saja, tetapi juga seluruh seluruh komponen masyarakat ikut terlibat dalam upaya memantau program tersebut. Adib menekankan, pemerintah harus bisa memastikan kalau MBG dilaksanakan dengan tepat mutu, tepat sasaran, juga tepat pembiayaan agar manfaatnya terwujud.
"Dengan kepentingan makan gratis, baik itu dari aspek gizi, dari aspek kemanfaatan, dari aspek kemudian accessibility yang juga harus diperhatikan kelompok masyarakatnya yang membutuhkan," ucap Adib.
Diketahui, program MBG telah dimulai pada Senin, 6 Januari 2025. Program tersebut dilaksanakan dengan 190 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG yang tersebar di 26 provinsi.
Adapun provinsi yang sudah memiliki SPPG di antaranya Aceh, Bali, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Lampung, Banten, Jawa Barat, D.K.I. Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, D.I. Yogyakarta, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara,
Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua Barat dan Papua Selatan.
Baca Juga: Cukup 3 Menu Rekomendasi MBG: Simpel, Bergizi, dan Sulit Jadi 'Mainan' Mafia
Berita Terkait
-
Apakah Susu Wajib Ada di Menu Makan Bergizi Gratis? Ini Kata Ahli Gizi
-
Ini Komentar Ahli Gizi Soal Makan Bergizi Gratis: Dari Meja Ini Udah Jelas...
-
Baru Mulai, Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Banjir Kritikan: Lauk Mentah hingga Larangan Foto
-
Cukup 3 Menu Rekomendasi MBG: Simpel, Bergizi, dan Sulit Jadi 'Mainan' Mafia
-
Warga Semarang Senang Terlibat di Dapur Makan Bergizi Gratis: Ini Membuka Lapangan Pekerjaan
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas