Suara.com - Direktorat Jenderal Imigrasi telah membongkar praktik klinik bedah plastik ilegal di kawasan Pluit, Jakarta Utara yang mempekerjakan belasan warga negara asing (WNA) asal Vietnam. Namun, pemilik klinik hingga sponsor yang memfasilitasi masuknya dua orang dengan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) masih misterius.
Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Yuldi Yusman, mengungkapkan bahwa 15 orang diantaranya memakai Visa on Arrival (VOA), sementara 2 orang memakai Izin Tinggal Terbatas (ITAS) sebagai investor.
“Mereka (yang memakai ITAS) memiliki sponsor sehingga bisa masuk. Saat ini, kami masih mendalami siapa pemilik klinik dan pihak sponsor tersebut,” ungkap Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Yuldi Yusman, pada konferensi pers Kamis (10/1/2025).
Klinik ini telah beroperasi sejak November 2024 masing-masing WNA bekerja sebagai dokter, suster, dan konsultan asing.
“Sementara ini diketahui dokter ada lima orang,” ujar Yuldi.
Berdasarkan informasi penyidik, tarif operasi di klinik ini bervariasi antara Rp7 juta hingga Rp50 juta.
Penegakan hukum terhadap pelanggaran keimigrasian menjadi prioritas pihak imigrasi untuk menjaga keamanan masyarakat.
“Jenderal imigrasi semaksimal mungkin menegakkan hukum agar keamanan masyarakat terjaga,” ujar Yuldi.
Reporter: Kayla Nathaniel Bilbina
Baca Juga: Rocky Gerung Curigai Jokowi di Balik Misteri Pagar Laut: Mustahil Dipasang Bandung Bondowoso Semalam
Tag
Berita Terkait
-
Nyamar jadi Pasien, Imigrasi Ciduk 17 WN Vietnam Kasus Klinik Bedah Plastik Ilegal di Jakut
-
Jangan Cuma Disegel, KNTI Desak KKP Segera Cabut Pagar Laut Diduga Milik Aguan: Jangan Sampai Ada Celah...
-
Rocky Gerung Curigai Jokowi di Balik Misteri Pagar Laut: Mustahil Dipasang Bandung Bondowoso Semalam
-
Bongkar Pagar Laut di Dekat PSN PIK 2, Said Didu: Saya Tertawakan Penguasa Betapa Bodoh Serahkan Negara ke Pengembang
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Tim Hukum: Ini Tindakan Represif, Sarat Politik!
-
'Jika Asli Tak Akan Lama!' Roy Suryo Bantah Berkas Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Sudah P21
-
Mampir usai Satu Suro, Ajudan Ungkap Suasana Akrab Didit Prabowo dan Jokowi di Solo
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan