Suara.com - Ketua Tim Transisi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Pramono Anung-Rano Karno, Ima Mahdiah menyebut pihaknya sudah meminta masukan dan saran dari para mantan gubernur Jakarta, termasuk Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Hal ini dilakukan demi memuluskan transisi kepemimpinan kepala daerah Jakarta.
Ima mengatakan, Ahok dan Anies memberikan saran dan masukan agar Pramono-Rano melanjutkan kebijakan yang sudah baik. Sementara program-program Pemprov DKI yang masih kurang optimal diminta untuk dievaluasi.
"Kalau dari tim transisi sudah ada masukan dari Pak Ahok, dari Pak Anies. Ya hal-hal yang memang kebijakan yang baik kita tinggal menambal apa menjadi kekurangan, kita mengevaluasi apa yang menjadi kekurangan," ujar Ima kepada Suara.com, Selasa (21/1/2025).
Meski demikian, Ima menyebut keduanya tak menitipkan program tertentu kepada Pramono-Rano untuk dijalankan nanti. Jika memang masih ada kebijakan Ahok atau Anies yang masih relevan dan bisa dikerjakan, maka ia tak menutup kemungkinan bakal kembali dilanjutkan.
"Ya lebih ke arah mengarahkan saja ya. Karena kan bagaimanapun dua mantan gubernur ini kan juga mempunyai program-program yang memang dijalankan baik pada masanya," jelasnya.
Sementara, untuk Presiden ketujuh sekaligus eks Gubernur DKI Joko Widodo alias Jokowi, Ima mengaku belum menjalin komunikasi. Ia menganggap Jokowi bukan lah level-nya untuk mengurus transisi kepala daerah karena pernah menjadi presiden.
Meskipun di satu sisi, Jokowi sudah menyatakan kesiapannya untuk memberikan masukan jika memang dibutuhkan.
"Kami terima kasih Pak Jokowi, tapi untuk levelnya Pak Jokowi kayanya lebih ke arah lebih elit kali ya. Maksudnya nggak ke kami tim transisi," ucapnya.
"Karena fokus kami ya untuk program-program yang memang sudah dicanangkan oleh Mas Pram dan Bang Doel. Tapi untuk tingkat Pak Jokowi mungkin ngga ke kami. Sampai saat ini sih belum ada," tambah dia.
Baca Juga: Misi Jokowi Belum Selesai? Pengamat: Gibran Jadi Wapres Baru Langkah Awal
Berita Terkait
-
Dugaan Balas Budi, Netizen Curiga Tukar Guling IKN di Balik Kontroversi Pagar Laut
-
Pagar Laut Misterius Punya Sertifikat HGB, Rocky Gerung: Jelas Rezim Jokowi Beri Izin
-
Anies Diduga Disenggol Said Didu Gegara Diam soal Reklamasi PIK 2, Publik: Sekarang Tak Punya Jabatan
-
Misi Jokowi Belum Selesai? Pengamat: Gibran Jadi Wapres Baru Langkah Awal
-
Terciduk Naik Honda BeAT, Intip Isi Garasi Anies Baswedan: Koleksi Motornya Tak Terduga
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS